Pengamanan di Perbatasan Harus Diperketat

Ketua DPRD Lebak “Curhat” Ke Danrem 064/MY

RANGKASBITUNG,SNOL–Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lebak, Junaedi Ibnu Jarta berharap, aparatur keamanan untuk selalu memperketat pengamanan ter­hadap masyarakat yang hilir mudik diperbatasan, salah satunya di Keca­matan Cilograng, Kabupaten Lebak. Yang menjadi perbatasan Lebak dengan Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa barat.

Karena ia khawatir, tindakan krimi­nal seperti pembegalan, narkoba dan prostusi di wilayah wisata pantai di Lebak Selatan, dilakukan warga pen­datang dari luar Lebak.“Kami sangat menginginkan lokasi wisata maupun dilingkungan permukiman penduduk di Lebak bagian Selatan, yang menjadi berbatasan dengan Kabupaten Suka­bumi, aman dari tindakan kriminal. Oleh karena itu untuk mencegahnya, kami berharap agar tingkat pengamanan diperbatasan Lebak – Sukabumi diperketat,” kata Junaedi, dihadapan Danrem 064 Maulana Yusuf, Kolenet CZI Ito Hardiato, Plt Bupati Lebak Ino S Rawita, Dandim 0603 Lebak Letkol Arh Syafa Susanto, serta Wakapolres Lebak, Kompol Fredya, dalam acara silahturahmi di Pendopo Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak, Jumat (9/3).

Ditegaskannya, kasus kriminal seperti pembegalan yang pelakunya berhasil ditangkap pada awal Febru­ari 2018, pelakunya ternyata warga luar Lebak. Begitupula bila dilakukan razia wanita pengibur dilokasi wisata, ternyata mereka (wanitanya,red) bu­kan warga Lebak. Melainkan, berasal dari beberapa daerah di Jawa Barat.

“Untuk mencegah warga luar Lebak yang akan melakukan tindak kriminal di wilayah kita (Lebak,red). Maka, kami ingin ada pengawasan dan pengamanan lalu lintas warga di perbatasan Lebak – Sukabumi, untuk dipertekat. Minimal, melalui pemeriksaan kartu tanda penduduk (KTP), serta maksud dan tujuaan datang ke Lebak bagian Selatan apa,” tambahnya.

Sementara, Danrem 064 Maulana Yusuf, Kolenel SZI Ito Herdiato mengatakan, kebetulan pihaknya akan mengakhiri tugas di Banten. Namun, demi menciptakan kondusifitas di perbatasan Lebak dan Sukabumi, Jawa Barat, serta umumnya di wilayah Banten. Penggantinya  (Danrem baru) nanti, diyakini akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk melak­sanakan pengamanan yang lebih ketat.

“Kami harap, semua lembaga yang saat ini sudah cukup solid, harus terus bahumembahu menjaga stabilitas ke­amanan di Banten. Khusus harapan terkait pengamanan di perbatasan an­tara Lebak dan Sukabumi, pihaknya akan terus membantu aparat kepoli­sian,” ungkap Kolenel CZI Ito Herdiato. (mulyana/mardiana)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.