Polisi Utamakan Pendekatan Preemtif

Gelar Operasi Keselamatan Jaya

BANDARA, SNOL—Polres Metro Ban­dara Soekarno – Hatta memberikan perhatian lebih pada pengendara saat menggelar operasi keselamatan jaya 2018. Operasi tersebut digelar serentak di Indonesia sejak 5 Maret hingga 25 Maret mendatang.

Kasat Lantas Polres Bandara Soek­arno – Hatta Kompol Agung Wuryan­to mengatakan, dalam operasi ini pi­haknya menggunakan tiga pola. Hal tersebut menurut dia sebagai aturan yang sudah diterapkan.

“Pola yang digunakan 60 persen preemtif, 20 persen preventif dan 20 persen represif,” ungkap dia.

Agung menjelaskan, untuk penin­dakan represif sendiri petugas hanya menggunakan peneguran secara tertulis saja maupun lisan. Hal terse­but dilakukan sekaligus memberi pengertian kepada pengguna kenda­raan mengenai pentingnya menjaga keselamatan dalam berkendara.

“Penindakan represif hanya meng­gunakan tilang simpatik yaitu te­guran secara tertulis. Hingga hari ini kami sudah memberikan teguran kepada 87 pengendara,” ungkap dia.

Namun begitu, lanjut Agung, untuk pengendara roda dua dan roda empat yang masih lalai dalam memperhati­kan atribut pendorong keselamatan, dirinya mengaku saat ini sudah se­banyak 253 yang diberhentikan.

“Itu kita hanya berikan teguran saja, petugas juga kami imbau un­tuk mengarahkan dan menjelaskan fungsi dari atribut yang mereka ti­dak lengkapi. Seperti hal nya mbak itu (pengendara wanita-red), karena dia tidak mengancingkan helm nya maka tadi saya kaitkan helm nya agar semisal terjadi sesuatu helm tersebut bisa berfungsi dengan baik,” jelas dia.

Hingg kemarin, kata Agung, tidak terdapat pelanggaran berat dan juga kecelakaan lalu lintas yang terjadi di wilayah hukum Polres Metro Banda­ra Soekarno-Hatta.

“Alhamdulillah operasi yang kita gelar sejak 4 hari belakangan ini ti­dak kami mendapati pelanggaran berat meupun kecelakaan lalu lin­tas. Saya berharap masyarakat sadar betul arti keselamatan berkendara dengan melengkapi semua atribut berkendara,” imbau dia.

Dia menambahkan, untuk operasi kali ini pihaknya juga menggelar ber­sama stakeholder untuk lebih mem­berikan keamanan dan juga meng­hindari situasi yang tidak diinginkan.

“Kegiatan kita ini didukung sepenuhnya oleh Stakeholder dan juga TNI,” tukasnya. (iqbal/gatot)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.