Pemilih Pemula Diajak Jadi Pemilih Cerdas

LEBAK,SNOL—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lebak, pemilih pemula harus memanfatkan hak suaranya di pemilihan kepala daerah (pilkada) Lebak pada 27 Juni 2018. Bahkan, agar pilihannya tepat, maka para pemilih pemula diminta harus menjadi pemilih yang cerdas, tanpa mudah terkena hasutan, atau ajakan dari orang lain untuk menentukan hak pilihnya.

Ketua KPU Lebak, Ahmad Saparu­din mengatakan, agar para pemilih pemula menjadi pemilih yang cerdas, maka sejak beberapa bulan lalu, pi­haknya sudah beberapa kali melaku­kan sosialisasi kalangan pelajar mau­pun mahasiswa.“Untuk menggiring agar para pemilih pemula menjadi pemilih cerdas agar mampu memilih calon pemimpin Lebak sesuai keingi­nan dari sanubarinya, maka kami ti­dak akan bosanbosang memberikan imbauannya,”ujar Amad Saparudin, Senin (12/3).

Ditambahkannya, dari hasil proses penetapan pilkada, maka calon bupati yang akan berlaga di pilkada Lebak 2018, yaitu pasangan calon bupati dan wakil bupati Lebak, Iti Ocktavia Jaya­bayaAde Sumardi melawan kotak ko­song. Untuk itu, agar para pemula bisa mementukan hak pilihnya sendiri, maka mereka (pemilih pemulared) harus menjadi pemilih cerdas.“Kami tidak menginginkan para pemilih pemula justru mementukan hak pili­hnya karena hasutan maupun ajakan, tanpa mengkaji siapa yang akan dipilihnya,”katanya.

CR Nurdin, Anggota KPU Lebak menambahkan, para pemilih pemula memang rentan terkena hasutan. Pa­dahal, para pemilih pemula harus cerdas menentukan hak pilihnya sesuai hasil penilaian maupun kajian terhadap calon bupati dan wakil bu­pati yang akan melawan kotak kosong di Pilkada Lebak 2018.“Saya menilai, para pemilih pemula dari kalangan pelajar maupun mahasiswa adalah yang telah memiliki pikiran yang de­wasa. Oleh karena itu, dalam menen­tukan pilihannya di Pilkada, bisa di­lakukan melalui proses penilaiannya sendiri,”kata CR Nurdin. (mulyana/made)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.