Sosialisasi Pilkada Harus Bersifat Paripurna

TANGERANG, SNOL—Ketua KPU Kota Tangerang Sanusi melarang sosialisasi kotak kosong dilakukan secara parsial. Sebab, yang patut diketahui oleh ma­syarakat adalah bahwa kotak kosong bu­kanlah peserta pilkada, melainkan hanya alternatif pilihan di luar pasangan calon.

“Sosialisasi harus bersifat paripurna, artinya harus dijelaskan kepada ma­syarakat bahwa ada dua pilihan dalam pilkada Kota Tangerang. Yang pertama adalah pasangan calon dan berikutnya adalah kolom kosong, tidak bisa hanya kolom kosong saja yang disosialisasi­kan, sebab itu hanya alternatif pilihan di luar paslon saja,” ucapnya kepada wartawan ditemui usai sosialisasi pilka­da di sela acara “Kegiatan Pembinaan dan Penyuluhan Anggota Linmas” yang diselenggarakan oleh Linmas Satpol PP Kota Tangerang di aula Kecamatan Tangerang, Selasa ( 13/3).

Sanusi menambahkan, sosialisasi pilkada harus bersifat adil, kredibel dan kompoten. “Kalau cuma mengam­panyekan kotak kosong saja misalnya, itukan bisa memancing emosional pi­hak lain, memancing keributan, atau malah berujung SARA, makanya untuk menjaga kondusifitas, sosialisasi harus bersifat adil, kredibel, serta kompeten, tidak bisa hanya parsial saja,” ucapnya.

Ia menambahkan, yang pula patut menjadi catatan kepada kelompok masyarakat yang hendak melakukan sosialisasi adalah konsekuensi atas pili­han yang diajak. “Kalau milih pasangan calon bagaimana konsekuensinya, kalau memilih kotak kosong juga seperti apa,” ucapnya. Ia juga kembali mengingatkan agar masyarakat tidak melakukan kam­panye kotak kosong. “Tidak boleh di­kampanyekan kotak kosong,” ucapnya.

 

Satu TPS Dijaga Dua Linmas

Sementara terkait pengamanan di TPS, KPU Kota Tangerang juga melibat­kan Linmas. Untuk satu TPS, nantinya akan dijaga dua personel Linmas. “Sebetulnya hari ini (kemarired) adalah kegiatan rutin. Hanya saja untuk tahun ini dibuat spesial, sebab kita kita menginginkan agar kecamatan menyiap­kan Sat Linmas yang nantinya ditugas­kan untuk sebagai petugas pamsung (pengamanan langsung) untuk pilkada 2018,” ujar Kabid Linmas Satpol PP Kota Tangerang, Wawan Fauzi.

Ia menambahkan, dengan adanya pelatihan ini diharapkan agar Sat Linmas mempunyai pengetahuan yang cukup untuk membantu petu­gas kepolisian dalam mengamankan pilkada, khususnya di TPS,” ucapnya. Ia juga menambahkan, nantinya mereka yang sudah mengikuti kegiatan ini nantinya mampu menyosialisasikan pelaksanaan pilkada rekanrekannya, “ jelasnya. Untuk diketahui, jumlah TPS dalam pilkada Kota Tangerang ini adalah 3.090. Jumlah ini terbilang lebih banyak dibanding TPS dalam Pilgub Banten 2017 lalu yang hanya mencapai 2.489. (made)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.