Mensos Jamin Perawatan Warga Cibuah

Empat Anak Mengidap Penyakit Aneh Dibawa ke RSUD Banten

WARUNGGUNUNG,SNOL–Menteri Sosial Republik Indonesia (Mensos RI), Idrus Marham mendesak Pemerintah Dae­rah (Pemda) dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, untuk membawa empat warga Kampung Cibuah Talang RT/RW 08/03, Desa Cibuah, Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak, yai­tu Asep Miftahudin (25), Wiwi Maryatul Komariah (17), Hawasi Muhamad (14) dan Tajul Arifin (3), yang mengidap penyakit yang sampai saat ini belum diketahui penyebabnya ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banten.

Akhirnya, keempat warga (pasien) yang merupakan putra-putri dari pa­sangan Ade Muhamad Ishak (50) dan Siti Aenul Mardiah (39), dibawa ke RSUD Banten guna mendapatkan per­tolongan medis, dan ditangani secara intensif.

Menurut Idrus, kejadian ini tidak bisa dibiarkan. Terlebih keempat warga ini sudah seharusnya mendapatkan pertolongan. Oleh karena itu, tidak harus menunggu waktu lama untuk mengobatinya. “Biaya, semua ditang­gung pemerintah. Baik perawatannya, maupun kehidupan keluarga sehari-se­harinya,” kata Mensos RI, Idrus, dalam kunjungannya ke Kampung Cibuah Talang RT/RW 08/03, Desa Cibuah, Ke­camatan Warunggunung, Kabupaten Lebak.

Sementara, Ade Muhamad Ishak (50) orangtua dari keempat anak tersebut menyatakan, nasib yang menimpa pu­tra-putrinya tersebut mulai dari Asep Miftahudin (25), Asep pada umur 0 sampai 10 tahun dalam kondisi nor­mal. Namun, menginjak umur 11 tahun Asep mulai menunjukan gejala penya­kit aneh. Badannya mulai mengecil dan tidak bisa berjalan.

Wiwi Maryatul Komariah (17), se­belumnya normal. Namun, mengin­jak umur 8 tahun, mulai menunju­kan penyakit aneh. Penyakit tersebut dialami Hawasi Muhamad (14) sejak umur 8 tahun. Selanjutnya, Tajul Ari­fin (3), yang dari bayi hingga sampai sekarang sudah menunjukkan penya­kit tersebut.

“Saya tidak tahu itu penyakit apa. Karena, selama ini asupan gizi untuk mereka selalu simbang,” akunya.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Lebak, Maman Sukirman menam­bahkan, untuk mengetahui penyakit yang di derita putra-putri dari pasang Ade Muhamad Ishak (50) dan Siti Ae­nul Mardiah (39) ini, maka pemerin­tah harus membawanya ke RS guna mendapatkan perawatan.

“Selama ini, orangtuanya tidak men­gizinkan untuk diperiksa. Sehingga, kita tidak tahu penyakit apa yang di deritanya,” pungkasnya. (mulyana/mardiana)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.