Pelebaran Jalan Kedaton-Pasar Kemis Masih Terkendala

Pihak Swasta tak Mau Serahkan Asetnya

PASAR KEMIS,SNOL—Rencana pele­baran jalan Kedaton-Pasar Ke­mis yang dilakukan Pemerintah Tangerang sejak tahun 2016 lalu, masih belum bisa dilaksanakan dengan baik. Pasalnya proyek yang dibuat dengan tujuan demi kelan­caran arus barang dan orang serta meningkatkan roda perekonomian setempat ini masih terkendala pengadaan lahan karena adanya bela­san perusahaan yang masih enggan menyerahkan lahannya untuk digu­nakan sebagai jalan.

“Pengadaan lahan masih belum bisa kami lakukan sepenuhnya karena masih ada belasan perusa­haan yang belum mau menyerah­kan lahannya,” ujar Dadan Dar­mawan, Kasubag Perencanaan dan Pengendalian Pertanahan pada Dinas Perumahan, Pemukiman dan Pemakaman (DPPP) Kabupat­en Tangerang usai menggelar Sosialisasi Pengadaan Tanah Bagi Kepentingan Umum di Hotel GWR Kebon Nanas Cikokol Kota Tangerang, Ka­mis (15/3).

Dadan menjelaskan untuk menyelesaikan hal ini saat ini pihak Pemkab Tangerang tengah berdis­kusi dengan bagian hukum untuk mengkaji surat perijinan perusa­haan tersebut, dimana dalam surat tersebut dijelaskan dalam surat izin tersebut bahwa perusahaan siap me­nyerahkan kepada pemerintah jika lahan yang digunakan dibutuhkan oleh pemerintah untuk kepentingan umum.

“Sebelum mengeluarkan LO (le­gal opinion), saat ini kami tengah mengkaji apa lahan tersebut Pemer­intah daerah harus mengeluarkan ganti rugi atau bisa mendapatkan­nya secara cuma-cuma dengan ad­anya klausul dalam surat perizini­nan yang telah dikeluarkan dahulu,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut Dadan berharap agar pihak swasta bisa mempermudah penyerahan as­set miliknya yang akan digunakan ja­lan tersebut. Karena menurut Dadan tidak hanya warga umum yang mera­sakan manfaat jika jalan lebar dan lancer, tetapi pihak perusahaan pun akan semakin nyaman saat memba­wa hasil produksinya.

“Jika masyarakat saja begitu koop­eratif masa perusahaan tidak, pada­hal ini juga untuk kepentingan mer­eka juga,” jelasnya.

Sebelumnya Kepala Dinas Bina Marga dan Sumer Daya Air (BM-SDA) Tangerang Slamet Budi mengatakan Pemerintah daerah setempat akan mengelontorkan dana sebesar Rp19 miliar untuk proyek pelebaran jalan yang menghubungkan Kecamatan Pasar Kemis menuju Kecamatan Ci­kupa.

Dikatakan Slamet ruas jalan itu semula hanya berukuran tujuh me­ter, kemudian diperlebar menjadi 14 meter maka perlu ada pembebasan lahan milik warga setempat. Peleba­ran jalan itu lanjut Slamet merupak­an salah satu upaya demi menunjang arus transportasi yang kerap men­galami kemacetan parah di kawasan tersebut. (hendra)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.