Istri Meninggal, Suami Dirawat di RS

Diduga Derita DBD

CIPUTaT,SNOL— Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) kembali menelan korban jiwa. Satu orang warga RT 04/07 Kampung Rawa Lele Kelurahan Jombang Keca­matan Ciputat, Riyani, meninggal dunia diduga menderita penyakit tersebut. Mengantisipasi menye­barnya nyamuk mematikan itu, Puskesmas Jombang menindaklan­jutinyta dengan melakukan fogging di area perkampungan tersebut pada Kamis (22/3).

Ketua RT 04, Saleh mengungkap­kan, dia baru menerima laporan ada satu warganya yang mengidap penyakit DBD setelah mendapat kabar duka dari para tetangga kor­ban. Padahal, korban sempat dira­wat selama kurang lebih seminggu di RS Premier Bintaro. “Saya dapat laporan ada warga saya yang men­inggal akibat DBD. Sayangnya, kenapa baru melapor pas menin­ggal?” ujar Saleh saat ditemui di ru­mahnya, Jum’at (23/3).

Mendapat laporan tersebut, Saleh segera menghubungi Unit Pelayan­an Terpadu (UPT) Puskesmas Jom­bang. “Ya saya langsung ke Puskes­mas untuk melaporkan kejadian ini. Puskesmasnya juga cepat tanggap. Pas hari Kamis langsung difogging wilayah RT 04,” tambahnya.

Saleh mengatakan, warganya yang terserang DBD merupakan pasangan suami istri (pasutri). Istri Bidiyanto, yakni Riyani yang men­inggal telah dikebumikan di kam­pung halamannya. “Almarhumah dibawa dan dikubur di Sumatera Selatan (Sumsel). Sementara Budi­yanto masih dirawat di RS Premier Bintaro. Punya anak dua sepertinya dibawa semua ke Sumsel,” terang­nya.

Pantauan di lokasi, rumah korban sudah terlihat sepi dan tak ada ak­tivitas apapun. Bahkan para tetang­ga juga tidak terlihat kegiatan men­colok dikarenakan nyamuk demam berdarah yang menewaskan Riyani. “Warga sempat khawatir sebelum ada fogging. Pasca fogging, warga sudah mulai tenang karena terbe­bas dari nyamuk mematikan,” jelas Saleh.

Sayangnya, saat wartawan ko­ran ini hendak mengkonfirmasi ke pihak Puskesmas Jombang, Kepala UPT Puskesmas Jombang sudah tidak ada di kantornya. Bahkan petugas fogging juga sedang be­rada di luar. “Kepala UPT sudah pulang. Petugas yang kemarin fogging juga sedang ke luar,” kata salah satu petugas keamanan Puskesmas Jombang yang tidak ingin disebutkan namanya. (mg2/jarkasih)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.