Siswa SMP Tewas Tak Wajar

Hendri Dikenal Baik dan Pendiam

RANGKASBITUNG,SNOL–Hendri (14), siswa kelas dua Sekolah Menengah Per­tama Negeri (SMPN) 3 Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, ditemukan tewas di atas truk di Kota Tangerang, Senin (26/3) lalu. Ternyata, ia dikenal baik oleh keluarga dan sekolah.

Meski tidak terdapat luka bekas penganiayaan, namun pihak keluarganya di Kampung Lembur Sawah, Desa Ci­joro Lebak, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, meminta agar kasus kematian Hendri diusut tuntas oleh aparat kepolisian.

Informasi yang dihimpun, Senin (26/3) pagi seperti biasa Hendri ma­suk sekolah dan mengikuti pelajaran seperti biasa. Namun, selepas pulang sekolah sepertinya Hendri tidak lang­sung pulang ke rumah. Sorenya, Hen­dri dikhabarkan ditemukan tewas di atas truk di Kota Tangerang.

Bibi korban, Yanah mengungkap­kan, Hendri adalah sosok anak pen­diam dan tidak banyak bicara. Bahkan, setiap hari selepas pulang sekolah, Hendri langsung pulang dan jarang sekali bermain seperti anakanak SMP pada umumnya.

“Hendri anaknya penurut dan jarang bermain. Makanya kami kaget setelah ada kabar, keponakan saya ditemukan tewas di atas truk yang sedang berada di Tangerang,” kata Yanah, kepada wartawan saat ditemui di rumah duka, Selasa (27/3).

Ditambahkannya, walaupun sampai saat ini belum ada keterangan dite­mukan luka pada tubuh korban. Tapi, keluarga meyakini kematian Hendri tersebut tidak wajar. Oleh karena itu, pi­haknya dan keluarga korban berharap pihak kepolisian untuk segera mengu­sutnya.

“Bagi kami, kematian Hendri seperti tidak wajar. Sehingga, kami meminta ke­pada aparat penegak hukum harus mengusutnya, hingga tuntas,” ujar Yanah.

Sementara, Tito Sutanto selaku Ke­pala SMPN 3 Rangkasbitung menam­bahkan, ia sangat tidak percaya bila anak didiknya ditemukan tewas di atas truk di Kota Tangerang. Padahal, ia dikenal baik oleh guru dan teman kelasnya.

“Kami dapat kabar kematian Hen­dri tadi malam. Bahkan, kamipun langsung berusaha mencari tahu khabar tersebut kepada temante­man Hendri di sekolah. Lalu, saat ada yang mengirim photo Hendri melalui handphone, baru saya percaya bila yang meningal tergelak di atas truk tersebut Hendri siswa di sekolah kami,” terangnya.

Selanjutnya kata Tito, setelah meya­kini bila yang meninggal itu Hendri, maka malam itu juga keluarganya lang­sung menuju Rumah Sakit  setempat. Karena, selepas ditemukan meninggal di atas truk oleh warga, Hendri lang­sung dilarikan ke RS tersebut.

“Kami bertanyatanya terhadap ke­matian Hendri. Karena yang saya tahu, Hendri ini pendiam dan jarang sekali bermain seperti anakanak seusianya,” pungkasnya.

Kasat Reskrim Polres Lebak, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Zamrul Aini yang dikonfirmasi oleh Satelit News melalui telepon selulernya terkait kematian siswa SMPN 3 Rangkasbitung tersebut mengatakan, lokasi tempat kejadian perkaranya di Kota Tangerang. Maka, pihaknya menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus tersebut kepada aparat kepolisian setempat.

“Dalam hal ini juga, kita akan bantu untuk mencari tahu dari pihak kelu­arga,” ungkap AKP Zamrul. (mulyana/mardiana)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.