Empat Rumah Ludes Terbakar

Diduga Akibat Kebocoran Tabung Gas

CIKULUR,SNOL–Sedikitnya tiga rumah warga yaitu, milik Mulyadi (42), Aswari (45) dan Husen (60), warga Kampung Bingbin RT 06/ RW 02, Desa Cigoong Utara, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak, ludes terbakar. Musibah yang terjadi pada Rabu (28/3), tersebut di­duga, akibat tabung gas elpiji yang me­ledak di rumah Mulyadi.

Tidak hanya itu, kebakaran rumah juga dialami keluarga Ade (45), warga Kam­pung Pamatangwaru RT 01/RW 03, Desa Cipadang, Kecamatan Cileles, Kabupaten Lebak, yang ludes terbakar hingga rata dengan tanah, sekitar pukul 13.00 WIB. Diduga kebakaran yang melanda rumah Ade, akibat konsleting listrik.

Tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran di dua Kecamatan tersebut. Namun, kerugian materil dari peristiwa itu ditaksir mencapai ratusan juta rupiah, Rabu (28/3).

Seorang Relawan Badan Penanggu­langan Bencana Daerah (BPBD) Keca­matan Cikulur, Wahyudin menyatakan, kebakaran yang diduga akibat leda­kan tabung gas tersebut, bermula dari rumah Mulyadi. Yang pada saat itu, is­teri Mulyadi sedang memasak.

Saat proses memasak berlangsung, tabung gas meledak dan membakar seisi dapur, hingga merambah ke bagian atap rumah. “Tidak ada korban jiwa. Karena pada saat itu, isteri Mulyadi sedang ke­luar. Begitupun keluarga lainnya,” kata Wahyudin, kepada Satelit News.

Tidak hanya sampai disitu, api yang terus membesar merambah ke rumah As­wari (45) dan Husen (60), yang lokasinya berdampingan dengan rumah Mulyadi. Karena pada saat itu, cuaca yang panas serta tiupan angin kencang, api dengan mudah membakar isi ketiga rumah war­ga Desa Cigoong Utara tersebut.

“Warga sempat berusaha memadam­kan api, dengan peralatan seadanya. Namun, karena sebagian material pada ketiga rumah tersebut mudah terba­kar. Upaya masyarakat untuk memadamkan kobaran api terlambat, hingga api meratakan ketiga rumah tersebut,” terangnya.

Sementara, relawan BPBD Keca­matan Cileles, Hendri Hermawan me­nyatakan, api yang membakar rumah Ade bermula akibat konsleting listrik. Pasalnya, menurut warga sekitar Asap keluar dari atap rumah milik Ade.

Namun, warga menduga, pemilik rumah sedang memasak dari tung­ku yang menimbulkan asap banyak. “Karena rumah Ade ini 70 persen dari material yang mudah terbakar, api dengan cepat membakar hampir semua barang berharga milik korban. Hanya sebagian yang bisa diselamatkan war­ga. Tidak ada korban jiwa, keluarga Ade semuanya selamat. Atas kejadian ini, pihaknya juga sudah melaporkan ke pimpinan BPBD, agar segera ditindak­lanjuti,” paparnya.

Kepala Pelaksana BPBD Lebak, Kaprawi membenarkan, peristiwa ke­bakaran yang meratakan ke empat rumah di dua Kecamatan berbeda itu. Katanya, setelah mendapatkan laporan dari relawan setempat, pihaknya su­dah menerjunkan anggota BPBD untuk membantu dan mendistribusikan ban­tuan kedaruratan bencana.

“Bantuan kedaruratan bencana su­dah kita salurkan, sejak laporan masuk. Untuk kerugian, kita belum bisa me­mastikan jumlahnya. Tapi jika kita li­hat dari kondisi yang ada, diperkirakan mencapai ratusan juta,” imbuhnya. (mulyana/mardiana)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.