Perjalanan KRL Duri-Tangerang Dikurangi

Imbas Frekuensi Perjalanan KA Ditambah

TANGERANG, SNOL—PT Rail­ink akan menambah frekuensi perjalanan KA Bandara Soek­arno-Hatta (BSH) dan men­gurangi waktu tempuh setiap perjalanannya. Akibatnya, PT KCI akan menyesuaikan frekue­nsi perjalanan dan pelayanan di lintas Duri–Tangerang PP yang tadinya 90 perjalanan per hari, menjadi 80 perjalanan per hari dengan mengoperasikan KRL formasi 12 kereta (SF 12).

PT Railink akan menambah frekuensi perjalanan KA BSH men­jadi setiap 30 menit sekali dengan waktu tempuh hanya 46 menit dari Stasiun BNI City menuju Stasiun Bandara Soekarno-Hatta.

“Demi mempermudah calon penumpang KA Bandara menye­suaikan jadwal keberangkatan maupun ketibaan penerbangan­nya dengan jadwal keberangkatan Kereta Api Bandara, kami menam­bah jadwal perjalanan”, ungkap Direktur Utama PT Railink Heru Kuswanto dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (28/3).

Dengan perubahan dan penambahan dari jadwal sebe­lumnya, PT Railink mengimbau calon pengguna KA Bandara untuk memperhatikan kembali jadwal yang akan dipilih.

“Ini merupakan upaya Rai link untuk secara berkelanju­tan meningkatkan layanannya dengan beberapa inovasi yang akan diimplementasikan dalam waktu dekat, termasuk penam­bahan Stasiun Layanan Kereta Api Bandara,” jelas Heru.

PT KCI telah memprogram­kan penambahan formasi rangkaian KRL yang melayani lintas Duri–Tangerang dan pe­nyesuaian frekuensi perjalanan. Sebelum KA Bandara berop­erasi, lintas Duri–Tangerang di­layani dengan empat rangkaian KRL formasi delapan kereta (.

Mulai 29 Maret 2018, PT KCI akan mengoperasikan rang­kaian KRL yang lebih panjang yakni formasi 12 kereta (SF 12). Dengan kehadiran dua kereta SF 12 ini, maka lintas Duri–Tangerang akan dilayani oleh dua rangkaian kereta SF 12 dan dua rangkaian kereta SF 8.

“Ini merupakan bentuk du­kungan kami untuk kelancaran operasional serta layanan KA Bandara dengan tetap menga­komodasi kebutuhan para peng­guna KRL,” jelas Direktur Oper­asi dan Pemasaran KCI Subakir.

Berbagai fasilitas pelayanan guna menunjang beroperasin­ya rangkaian KRL formasi 12 kereta telah disiapkan PT KAI dan KCI, salah satunya dengan program perpanjangan peron di seluruh stasiun lintas Duri-Tangerang. Dari 11 stasiun yang dilewati KRL lintas terse­but, saat ini seluruhnya telah mampu melayani KRL dengan formasi 12 kereta.

Terkait dengan frekuensi perjalanan KRL, mulai 29 Ma­ret jumlah perjalanan KRL lin­tas Duri-Tangerang PP akan dikembalikan sesuai Gapeka 2017 yang diberlakukan oleh pemerintah, yaitu 80 perjalan­an KRL per hari, dari sebelum­nya 90 perjalanan per hari.

Jadwal keberangkatan kereta pertama dari Stasiun Tangerang menuju Duri adalah pukul 03.55 WIB, sedangkan kereta pertama dari Stasiun Duri menuju Tangerang pukul 04.45 WIB. (iqbal/gatot)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.