PT TUN Menangkan KPU Kota Serang

KOTA SERANG, SNOL–Majelis ha­kim Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara yang mengadili permohonan banding dari penggugat Agus Irawan Hasbullah-Samsul Bahri memutus­kan menolak seluruh pokok perkara yang diajukan penggugat. Bertindak sebagai tergugat adalah KPU Kota Serang.

Putusan majelis hakim itu diba­cakan pada sidang putusan di ruang sidang utama PT TUN Jakarta, Rabu 28 Maret 2018 pukul 10.00 WIB. Majelis hakim terdiri dari Nurnaeni Manurung sebagai ketua, Sugiya seb­agai anggota, dan Simon Pangondian Sinaga sebagai anggota.

“Menolak seluruh eksepsi yang diajukan tergugat serta menolak se­luruh pokok perkara yang diajukan penggugat,” ketua majelis hakim Nuraeni membacakan amar putu­san diiringi ketukan palu tanda be­rakhirnya persidangan. Kepada para pihak yang tidak menerima putusan dimaksud, kata Nuraeni, bisa men­gajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA).

Pada pertimbangan hukum yang dibacakan majelis hakim disebutkan bahwa proses verifikasi administrasi dan faktual yang dilakukan KPU ter­hadap dokumen dukungan bapaslon Agus-Samsul sudah dilakukan den­gan benar serta sesuai prosedur. “Intinya adalah jumlah dukungan bapaslon yang memenuhi syarat setelah perbaikan dukungan masih jauh dari syarat minimal dukungan perseorangan sebesar 38.700. Karena itu pencalonan bapaslon dinyatakan tidak memenuhi syarat oleh tergu­gat.”

Saat sidang berlangsung hadir dari pihak penggugat adalah Samsul Bah­ri dan pengacara Cecep Azhar. Se­mentara tergugat yang hadir adalah komisioner KPU M Hopip, Durotul Bahiyah, dan Fierly MM, didampingi jaksa pengacara negara (JPN) yang juga Kasi Datun Kejari Serang Arjuna.

“Kami tentu harus mematuhi se­tiap putusan pengadilan. Yang jelas putusan ini semakin menguatkan kami dalam melanjutkan tahapan pilkada. Putusan ini layak disyukuri utamanya oleh seluruh aparatur KPU, utamanya PPK dan PPS. Kinerja mereka wajib diapresiasi,” kata Fierly usai sidang. (made)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.