Hipertensi dan Diabetes Bidik Muda-mudi

Bukan Sekadar Penyakit Orang Tua

CURUG, SNOL—Penyakit hipertensi (tekanan darah tinggi) dan diebetes (kencing manis) kini tak melulu me­nyerang orang tua. Tetapi mereka yang berusia muda, yakni 20-tahunan pun bisa saja terserang kedua penyakit tersebut.

Pola hidup dan makan yang tidak benar menjadi penyebabnya. Tak her­an jika pemerintah kini memfokuskan program BPJS untuk mencegah kedua penyakit tersebut. Menyadari hal itu­lah Klinik Darma Nusantara meng­gelar penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan gratis di RT 01/02, Desa Kadu, Kecamatan Curug, Sabtu (7/4). Ada ratusan masyarakat yang menjadi sasaran pemeriksaan kesehatan dan penyuluhan gratis ini.

Operational Head Klinik Darma Nusantara, dr Aloysius Arifin men­gatakan, jika ingin hidup sejahtera, maka tubuh wajib dalam kondisi se­hat. “Hal tersulit untuk bisa hidup sejahtera adalah jika kita memiliki penyakit. Apalagi penyakit tersebut termasuk kategori berat, seperti diabe­tes atau hipertensi. Penyakit ini sangat rentan kambuh jika tidak dijaga pola hidup dan makannya. Ditambah, jika malas melakukan pemeriksaan rutin, maka akan semakin memperburuk ke­adaan,” ucapnya.

Ia menekankan, jika seseorang ter­deteksi diabetes atau hipertensi, pola hidup dan tata cara makan harus memenuhi 3 J, yakni mengetahui jum­lahnya, jadwal dan jenis makanannya. “Untuk mengetahui gejala diabetes biasanya selalu ditandai dengan haus dan kencing terus, sementara kalau gejala hipertensi biasanya dari pemer­iksaan tensi darah,” ujarnya.

Untuk mendapat informasi terkait dengan informasi diabetes dan hip­ertensi menurut dr Arifin masyarakat dapat berkunjung ke Klinik Darma Nusantara. “Kami akan bantu anda membuat BPJS baru atau memindah­kan BPJS lama anda ke Klinik Darma Nusantara,” ucapnya.

Selain itu, yang paling penting ka­tanya, jangan sampai mengunjungi klinik/ rumah sakit ketika hanya in­gin berobat saja. Padahal, ketika se­hat pun, sebaiknya dilakukan pemer­iksaan kondisi tubuh. “Ini tujuannya untuk memastikan bahwa tubuh kita dalam kondisi baik-baik saja,” ucap­nya.

Sementara itu, Ketua RW 02, Desa Kadu, Hadi Kusnadi menyampaikan ungkapan terima kasihnya yang su­dah mengadakan kegiatan bakti sos­ial pengobatan gratis dan penyeluhan kesehatan yang diselenggarakan oleh Klinik Darma Nusantara.

“Mudah-mudahan melalui penyulu­han kesehatan dan pengobatan gratis ini, masyarakat RW 02 Desa Kadu khu­susnya mengetahui bagaimana kondi­si kesehatan kita. Jangan sampai kita tidak tahu bahwa mengidap penyakit berbahaya, tau-tau ambruk karena sebelumnya merasa sehat-sehat saja,” terangnya. (made/aditya)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.