Minta Dinikahi Pacar, Gadis 16 Tahun Dicelurit

TELUKNAGA,SNOL—Kisah cinta antara R (16) dan MA alias Gopal berakhir men­genaskan. R nyaris tewas disabet celurit setelah me­minta pertanggungjawaban kepada sang kekasih karena telah hamil tiga bulan. Pen­ganiayaan dilakukan Gopal bersama saudaranya, MF alias Rayap.

Kapolsek Teluknaga AKP Fredy Yudha menuturkan percobaan pembunuhan yang dialami R terjadi Se­lasa (3/4) lalu. Gopal men­gajak Rayap untuk meng­habisi nyawa R karena terus menerus meminta dinikahi. Gopal mengajak R untuk bertemu di pinggir kali Jalan Dongkel, Teluk Naga.

Saat bertemu, Gopal tak melepas masker yang dike­nakannya. Di lokasi terse­but sudah menunggu Rayap yang juga mengenakan penutup mulut. Keduanya kemudian menyerang R. Pe­rut R dicelurit berulang kali.

“Melihat korban berlu­muran darah dan terbaring lemas, kedua pelaku lang­sung langsung kabur lanta­ran takut diketahui warga,” ungkap Freddy, Minggu (8/4).

Beruntung seorang warga yang sedang berjalan kaki mendapati R tertelungkup di pinggir kali dan masih hidup meski dalam kondisi kritis. Warga sekitar pun geger. Polisi bergerak ke lo­kasi lalu mengevakuasi kor­ban ke rumah sakit.

Kepada polisi, R kemu­dian bercerita bahwa yang melakukan percobaan pembunuhan terhadap dirinya adalah pacarnya Gopal dan seorang laki laki tidak dikenal. Ber­dasarkan info dari korban, tim Reskrim Polsek Te­luknaga dan Tim Jatanras Polda Metro Jaya langsung mengejar tersangka. Go­pal ditangkap Jumat (6/4) pukul 23.00 WIB, di Desa Pasir Gadung Kecamatan Kimoya, Pandeglang, Banten. Setelah itu, MF ditangkap di rumahnya, Desa Tegalangus Te­luknaga, Kabupaten Tangerang, Sabtu (7/4) pukul 05.30 WIB.

“Sejumlah barang bukti juga berhasil kami sita. Diantaranya, 1 bilah celurit, gagang pisau, masker wajah, 2 unit hand­phone, dan 1 unit sepeda motor, “ tuturnya.

Para pelaku langsung digelan­dang ke Mapolsek Teluknaga, Kabupaten Tangerang. Akibat perbuatannya tersebut, tersang­ka dijerat Pasal 340 jo 53 KUHP tentang percobaan pembuhu­nan.

“Ancaman hukumannya 20 tahun penjara atau seumur hidup. Motifnya karena korban hamil dan meminta pertang­gung jawaban kepada tersangka Gopal. Namun pelaku belum siap menikah, sehingga dibantu oleh adiknya ingin membunuh korban,” pungkasnya. (imron/gatot)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.