Panwaslu Ingatkan KPU Kota Tangerang

Agar Segera Memasang Alat Peraga Sosialisasi

TANGERANG, SNOL—Panitia Pen­gawas Pemilu (Panwaslu) Kota Tangerang mengingatkan KPU se­tempat agar segera memasang Alat Peraga Sosialisasi (APS). Sebab, mes­ki sudah memasuki April, namun pe­nyelenggara Pilkada Kota Tangerang belum menyelesaikan pengadaan APS berupa billboard maupun vid­eotron.

Ketua Panwaslu Kota Tangerang Agus Muslim menyatakan, pihaknya sudah mengingatkan KPU agar APS tersebut segera dipasang. Sebab, waktu penyelenggaraan pemung­utan suara alias pencoblosan sudah semakin dekat. “Sebetulnya sudah beberapa kali kita ingatkan secara lisan, tapi memang belum ada tinda­klanjutnya,” ujar Agus saat ditemui di Sekretariat Panwaslu, kemarin.

Dikatakannya, beberapa waktu lalu, pihaknya pernah disampai­kan oleh KPU bahwa pemasangan APS paling lambat akhir Maret ini. Namun hingga kini, APS tersebut belum dipasang. “Sebelumnya saat pemasangan APK dan penyerahan APK juga terlambat, sekarang APS juga telat,” ucapnya. Dikatakannya, pemasangan alat peraga kampa­nye maupun alat peraga sosialisasi adalah hak pasangan calon dan juga masyarakat yang difasilitasi oleh negara. Oleh karena itu, KPU tidak boleh abai dan harus menghormat­inya. “Inikan gimana gitu kesannya perencanaannya,” ujarnya.

Agus menyampaikan, selama ini KPU sudah banyak melaksanakan sosialisasi pilkada di forum-forum. Namun hal itu dirasa masih belum cukup. Di ruang publik, ujarnya se­harusnya juga diramaikan. “Den­gan apa? Ya spanduk dan billboard. Malah konon katanya KPU masang videotron. Kita dorong terus supaya ada upaya maksimal, sebab kalau bisa ruang-ruang publik diramaikan dengan hal-hal atributif pilkada teta­pi yang tidak melanggar,” ucapnya.

Selain itu, usai menggelar sos­ialisasi para peserta semestinya dibekali dengan stiker atau APS lain yang bisa ditempelkan di rumah atau di tempat-tempat masyarakat biasa berkumpul. “Jadi enggak cuma sesudah pulang dari sosialisasi eng­gak ada apa-apa apalagi, tapi mer­eka juga punya ‘bekal’. Kan saat KPU mengundang tokoh masyarakat ataupun tokoh agama, mereka juga ingin bergerak melakukan sosial­isasi. Untuk sosialisasi kan mereka perlu alat. Alatnya dari mana? Ya dari KPU,”ucapnya.

Dengan begitu, ujarnya sosialisasi pilkada akan berjalan secara massif. “Apalagi dengan target partisipasi KPU terbilang cukup tinggi, maka sosialisasi pilkada Kota Tangerang ke ruang-ruang publik masyarakat Kota Tangerang menjadi keharusan,” ujarnya.

Ketua KPU Kota Tangerang Sa­nusi menyampaikan, pihaknya saat ini tengah mengajukan lelang un­tuk APS. “Kita paling cepat tanggal 13 sudah pasang APS,” ucapnya saat ditemui di kantornya, kemarin. Sa­nusi menjelaskan, untuk APS berupa billboard pihaknya akan memasang di sejumlah tempat yakni Batuceper, Jatiuwung, Cipondoh, Tangerang. Sementara videotron akan dipasang di Ciledug. Selain itu, videotron juga rencanakan akan dipasang di ban­dara dengan sistem dikerjasamakan. “Terus jelang-jelang akhir (taha­pan kampanye) kita akan pasang lagi APS untuk mengingatkan ma­syarakat datang ke TPS pada 27 Juni mendatang,”pungkasnya.

Sementara, Ketua Tim Pemenangan Arief-Sachrudin, Asep Ferry Bastian juga berharap agar APS tersebut segera dipasang. Sebab, dengan adanya pemasangan APS tersebut, maka akan membantu proses sosialisasi paslon. “Karena hasil survei kita terakhir tingkat pengetahuan masyarakat akan pilkada dengan calon tunggal masih rendah. Dalam artian, untuk pelak­sanaan pilkada tanggal 27 Juni masih terbilang lumayan, tapi untuk penge­tahuan soal calon tunggal, bagaimana pencoblosannya masyarakat belum paham. Mereka taunya dulu itu setuju dan tidak setuju, kalau sekarang kan harusnya dicoblos,” ucapnya. Untuk itu, ujarnya perlu peran KPU dalam melaksanakan sosialisasi. “Kalau kami mintanya sih secepatnya saja dipasang,” ucapnya. (made)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.