Pungutan Parkir di Lahan Puspemkab Dikeluhkan

Dishub Sebut Sesuai Perda Parkiran di Puspemkab Gratis

TIGARAKSA, SNOL—Pungutan parkir di Alun-alun Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang dikeluhkan seorang pengendara. Apalagi nominalnya mencapai Rp 5.000.

Selly Selomita, pengendara yang memarkirkan kendaraannya di Alun-alun Puspemkab Tangerang mengaku terkejut saat keluar dari parkiran, ia dikenai pungutan parkir Rp 5.000 oleh juru parkir yang ada di alun-alun saat itu.

“Buset, mahal betul pungutan parkirnya mencapai Rp 5.000. Ini sangat mahal,” keluhnya kepada wartawan, kemarin.

Sellu pun mempertanyakan kes­eriusan petugas dalam melakukan pembinaan dan penertiban kepada para juru parkir yang keberadaannya itu pun tepat di jantung Puspemkab Tangerang.

“ini bagaimana bisa tidak keta­huan, karena jelas-jelas di depan biji bola mata kok bisa tidak tahu,” geru­tunya.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tangerang, Bambang Mardi men­gatakan, agar seluruh lahan parkir di kawasan Puspemkab Tangerang bisa digratiskan dari pungutan. Hal itu sesuai Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Tangerang Nomor 5 ta­hun 2011, bahwa pungutan retribusi jasa usaha pada kantor pemerintah, kantor Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) harus gratis alias ti­dak boleh ada pungutan.

“Tidak boleh dipungut, kantor mi­lik pemerintah, BUMN dan BUMD harus bersih dari pungutan parkir. Hal itu sebagaimana diatur dalam Perda nomor 5 tahun 2011 tentang pungutan retribusi jasa usaha,” tegas Bambang, kepada awak media, ke­marin.

Pada sisi lain, Bambang meminta kepada aparatur penegak Perda Kabupaten Tangerang untuk bisa melakukan penertiban pada sejum­lah lokasi, yang ditengarai telah me­langgar ketentuan tersebut. Menu­rutnya, Puspemkab Tangerang di Tigaraksa harus steril dari pungutan. “Agar instansi penegak Perda wajib menertibkannnya,” tandasnya.

Sementara itu, pantauan Satelit News, aktivitas juru parkir di kawasan Puspemkab Tangerang terlihat di Ge­dung Usaha Daerah (GUD), di depan kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Tangerang, Alun-alun Puspemkab Tangerang, serta di depan Kejari Kabupaten Tangerang. Juru parkir tampak sibuk ke sana ke­mari mengatur arus kendaraan yang melintas, sambil memungut retribusi parkir kepada para pengendara yang datang. (mg1/aditya)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.