Pembentukan Timsel Lelang Jabatan Dikaji

Untuk Lelang Jabatan Eselon II

TIGARAKSA, SNOL—Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Manusia (BKPSDM) Ka­bupaten Tangerang telah mengusulkan kepada Penjabat Bupati Tangerang Komarudin untuk bisa segera dilakukan open biding atau lelang ja­batan. Hal itu untuk mengantisipasi kekosongan kursi jabatan eselon II yakni setingkat kepala di­nas dan staff ahli yang memasuki masa pensiun di tahun ini.

“Kami sudah mengirim nota dinas ke Penjabat Bupati Tangerang melaporkan ada yang kosong (jabatan kadis, red). Sudah naik ke atas (Pen­jabat Bupati Tangerang Koma­rudin, red) Kami mengusulkan open bidding untuk selanjut­nya dibentuk tim seleksi (Tim­sel),” ujar Ahmad Surya Wijaya, Kepala BKPSDM Kabupaten Tangerang kepada Satelit News, kemarin.

Sejumlah kursi jabatan kepala dinas di Pemkab Tangerang yang akan mengalami kekosongan diantaranya, jabatan Kepala Di­nas Koperasi dan UKM, staf Ahli sebanyak dua orang, Kepala Di­nas Perikanan serta Kepala Di­nas Kominfo dan Kepala Dinas Perumahan, Permukiman dan Pemakaman yang sudah ditem­pati oleh Pelaksana Tugas (Plt), karena sudah ditinggal pensiun lebih dulu.

Meski begitu, kata Surya, pi­haknya belum mendapatkan su­rat balasan dari Penjabat Bupati atau petunjuk terkait laporannya tersebut. “Surat sebelumnya su­dah kami sampaikan ke Sekda dulu, selanjutnya untuk disam­paikan ke Pak Bupati,” katanya.

Lanjut Surya, sampai saat ini pihaknya hanya bisa menunggu arahan mengenai pelaksanaan open biding. “Kalau perintahn­ya laksanakan (membuka open bidding, red), maka kami akan membuat surat ke Kemendagri meminta ijin untuk melak­sanakan seleksi terbuka kepala dinas yang ditingalkan pensiun ini,” tuturnya.

Setelah mendapatkan arahan dari Mendagri, lanjut Surya, pi­haknya akan membentuk tim panitia seleksi yang direkrut dari unsur akademisi dan Pemkab Tangerang. “Setelah Timsel bekerja, akan mengumumkan persyaratan-persyaratan kepada peserta yang mau ikut seleksi terbuka. Setelah mendaftar diseleksi administrasinya,” tu­turnya.

Setelah tahap seleksi adminis­trasi dilaksanakan, lanjut Surya, nantinya para calon Kadis baru diharuskan untuk mengikuti se­rangkaian tes. Mulai dari tes uji kompetensi, tes kesehatan, tes wawancara, hingga tes pemer­iksaan psikologi. Setelah taha­pan tersebut diselesaikan, dari tiga nama yang lolos akan dis­erahkan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dan kemendagri untuk mendapat persetujuan. “Kemudian penjabat bupati melantik satu diantara tiga nama tersebut,” terang Surya.

Sementara itu, Penjabat Bu­pati Tangerang Komarudin menyatakan, akan mengkaji terlebih dahulu urgensi dari pembukaan open biding terse­but. Pihaknya akan memper­cepat proses pembukaan open biding kepala dinas, jika dinilai kebutuhan tersebut terbilang sangat mendesak untuk bisa se­cepatnya diperlukan.

“Tergantung urgensinya, jadi mana yang kosong, mana yang akan kosong, akan kita dilihat dulu.   Tapi kalau memang urgen, ya memang harus kita lakukan seleksi terbuka segera,” tandas­nya.

Kendati demikian, Komarudin menegaskan, dirinya tidak akan gegabah dalam melaksanakan open biding tersebut. “Kalau pen­jabat bupati kan harus minta ijin dulu ke gubernur dan Kemendagri,” pungkasnya. (mg1/aditya)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.