Pemkot Siapkan Fasilitas Panggilan 112

Pakai Logo Pemkot Cilegon Mandiri

CILEGON, SNOL – Dinas Komu­nikasi dan Informatika Sandi dan Statistik (Diskominfo) Kota Cilegon menggelar rapat dengan agenda pembahasan kesiapan OPD terkait dengan tim reaksi cepat dalam program Cilegon Smart City. Rapat tersebut juga membahas rumusan teknis soal penggunaan panggilan gawat darurat 112. Sekda Kota Cilegon, Sari Suryati dalam sambutannya menuturkan, supaya setiap OPD menugaskan operatornya dan tanggap dalam merespon infor­masi dari masyarakat.

“Saya ingin agar setiap OPD dapat merespon dengan cepat dan tanggap terkait panggilan darurat 112. Untuk itu perlu adanya penugasan kepada se­tiap operator masing- masing OPD supaya dapat memenuhi keluhan masyarakat agar di­tanggapi dengan baik,” tutur Sari, kemarin. Ia menyatakan, jika tindaklanjut pelayanan no­mor tunggal panggilan darurat 112 dapat beroperasi selama 24 jam. “Berdasarkan amanat Per­men Kominfo nomor 10 tahun 2016 tentang Layanan Nomor Tunggal Panggilan Darurat harus meggunakan nomor 112 (pasal 3, red). Untuk itu, kita perlu sarana dan prasarana pendukung operasional layan­an panggilan gawat darurat seperti command center den­gan waktu yang tidak terbatas,” terang Sari.

Dalam kesempatan yang sama, Kapala Diskominfo Kota Cilegon, Achmad Jubaedi ber­harap, seluruh stakeholder siap mendukung panggilan 112 dan langkah menuju program Cile­gon Smart City dapat terlaksana.

“Untuk saat ini, berkaitan dengan penanganan Cilegon Smart City, yaitu menjadi ke­butuhan bagi masyarakat agar dapat terpenuhi layanan cepat tanggap dengan tersedianya call center tepadu 112 yang fokus menangani kegawatdaruratan. Saya harap, seluruh OPD dapat bersinergi dengan baik dalam keadaan darurat,” ujar Jubaedi.

Sementara, Kasi Layanan e-Goverment, Adi Tri Prasetyo menjelaskan, tujuan diadakan­nya rapat ini untuk menyama­kan persepsi antara stakeholder dalam program Cilegon Smart City yang tertuang dalam Ren­cana Pembangunan Jangka Me­nengah Daerah (RPJMD) Kota Cilegon. “Dalam implementasi program CilegonSmart City pe­merintah Kota Cilegon perlu menyamakan persepsi dan komitmen bersama agar sesuai dengan visi misi yang tertuang pada RPJMD Kota Cilegon, su­paya dapat membentuk regulasi panggilan 112 yang berkaitan dengan penanganan aduan masyarakat,” tukas Adi. (bar/eky/bnn)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.