Data Pemilih Sementara Mencapai 926.172

KPU Gelar Rapat Sinkronisasi DPSHP

LEBAK, SNOL—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lebak menggelar sinkronisasi Daftar Pe­milih Sementara (DPS) pada pemili­han Bupati dan Wakil Bupati Lebak hasil perbaikan 2018 di aula KPU Lebak, Senin (16/4). Hingga saat ini, KPU mencatat, berdasarkan data Pa­nitia Pemilihan Kecamatamn (PPK) jumlah pemilih sementara saat ini adalah 926.172. Data itu merupakan hasil perbaikan pleno dari jumlah pemilih sementara yang sebelumnya mencapai 926.178.

Komisioner KPU Lebak, Apipi Al­bantani mengatakan, hasil DPSHP yang dilaksanakan PKK sejak dige­larnya rapat pleno beberapa hari lalu ternyata menunjukkan adanya perbuahan data pemilih. Hal terse­but, tidak lain adanya perubahan data yang meninggal, pindah alamat, maupun yang belum mencetak Kar­tu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el).”Dipastikan ada perubahan data pada DPS ini, pada tahap perbaikan ini PPK mencatat 926.172 dari ha­sil perbaikan pleno 926.178 pemilih sementara,”kata Apipi.

Menurut Apipi, adanya peruba­han DPS ini itu tidak semua keca­matan melainkan hanya beberapa kecamatan saja. Oleh karena itu, agar data semakin akurat, maka PPK yang bersangkutan untuk merapih­kan kembali data tersebut agar nanti hasilnya bisa sesuai harapan.”Sudah kita tekankan kepada masing-ma­sing PPK untuk segera memper­baikinya, agar datanya sesuai sebe­lum menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT),”ujarnya.

Kedepan, lanjut Apipi, dengan sinkronisasi data pemilih ini di­harapkan mampu mewujudkan target suara yang sudah ditetapkan KPU sebanyak 75 persen jumlah pemilihnya.”Mudah-mudahan tar­get yang diharapkan KPU bisa tere­alisasi, maka kita tekankan kepada PPK untuk mendata pemilih secara akurat. Jika ada warga yang pindah alamat maupun yang lainnya untuk segera dilaporkan agar DPT ini bisa dilihat pastinya,”harapnya.

Komisioner Panwalu Lebak, Odong Hudori menambahkan, karena ad­anya ketidaksinkronan pada DPSHP ini maka, pihaknya mendesak kepada masing-masing PPK yang mengalami perubahan data untuk segera diperbai­ki. “Hanya beberapa kecamatan saja yang mengalami perubahan data, dan selisihnya pun tidak banyak. Dan kita sudah tegaskan kepada masing-mas­ing PPK untuk segera diperbaiki dima­na ketidak sinkronannya,”pungkasnya.(mulyana/made)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.