Kafe ‘Cabe-cabean’ Disegel

Tak Berizin, Menjual Miras juga Kerap Jadi Tempat Mangkal

PANIMBANG,SNOL–Dianggap mere­sahkan masyarakat dan tidak mengantongi izin, penjual Minuman Keras (Miras) berkedok kafe cabe-ca­bean, di Kampung Kebon, Desa Pan­imbang Jaya, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, ditutup pak­sa oleh pihak Kecamatan Panimbang. Selain menjual Miras, kafe itu juga di­duga kerap dijadikan tempat mangkal para wanita malam.

Camat Panimbang, Suaedi Kurdi­atna membenarkan aksi penutupan cafe secara paksa dilakukannya. Kare­na, kafe itu tidak mengantongi izin dan meresahkan masyarakat sekitar. “Kafe ini, selain tidak mengantongi izin, sudah meresahkan masyarakat. Makanya, kami tutup paksa,” tegas Camat Suaedi, Kamis (19/4).

Menurutnya, cafe itu digunakan sebagai tempat karaoke dan menye­diakan minuman keras (Miras). Bah­kan katanya, sebelumnya sering dila­lukan razia oleh Muspika Panimbang, baik oleh kecamatan maupun Polsek.

Akan tetapi, hingga kini masih tetap beroperasi. Seolah, mengabaikan perin­gatan yang sudah dilakukan oleh Mus­pika dan Polsek setempat. “Selain kafe, kami juga mensinyalir lokasi itu digu­nakan tempat mangkal wanita malam. Makanya, kami tutup paksa,” tegasnya.

Setelah selesai melakukan penu­tupan di kafe tersebut lanjutnya, pi­haknya juga bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satol PP) Kecamatan Panimbang, melakukan razia Miras di lokasi penjual jamu di Pasar Pan­imbang.

“Di penjual jamu, kami berhasil menyita 13 plastik Miras oplosan dan satu ember minuman yang siap dibungkus plastik untuk dijual. Saya tegaskan, kepada penjual jamu itu untuk tidak menjual minuman keras, dan jika ditemukan lagi nanti, kami juga akan menutup kios jamu terse­but,” tegasnya lagi.

Kedepan tambah Camat, pihaknya juga akan sering melakukan pe­mantauan terhadap semua tempat hiburan di wilayahnya. Karena, ia sangat tidak menginginkan miras marak di Panimbang. “Kami akan in­tensifkan pengawasan di setiap tem­pat hiburan. Agar, minuman keras itu tidak marak di pasaran,” pungkasnya.

Ketua Komisi IV DPRD Pandeglang, E Supriadi mengaku, sangat mendu­kung langkah yang dilakukan Camat Panimbang. Ia juga menegaskan, agar Camat selalu rutin melakukan razia tersebut. Karena kalau tidak dirutin kan, pemilik kafe dan penjual miras lainnya akan kembali beroperasi.

“Tentu saja Camat harus konsisten melakukan razia tersebut. Karena, kalau sekali saja cuma-Cuma, tidak memberikan efek jera kepada para penjual. Apalagi dalam waktu dekat ini, akan memasuki bulan suci rama­dan,” imbuhnya.  (nipal/mardiana)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.