Rehab GOR Pasir Ona Telan Rp 1,2 Miliar

Guna Memotivasi Atlet Yang Berlatih Jelang Porprov 2018

RANGKASBITUNG,SN–Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Lebak, mengalokasikan anggaran sebesar Rp 1,2 miliar untuk perbaikan Gedung Olahraga (GOR), yang berada di samping Stadion Pasir Ona, Desa Rangkasbi­tung Timur, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Dana tersebut, ber­sumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) TA 2018.

Sedangkan pelaksanaan perbaikannya, akan dilakukan sekitar bu­lan Juni tahun 2018. Agar nantinya, GOR tersebut bisa kembali digunakan sebagai tempat latihan beberapa ca­bang olahraga, untuk menghadapi Pe­kan Olahraga Provinsi (Porprov) yang akan digelar bulan November tahun ini di Tangerang.

Kepala Dispora Lebak, Uus Sutisna mengatakan, karena sifatnya rehabilita­si fisik, maka pihaknya hanya mengaju­kan anggaran rehab. Nantinya, setelah direalisasi APBD tahun ini, maka da­nanya langsung diserahkan ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Lebak.

“Tidak hanya dananya, penang­gungjawab proses rehabnya juga Dinas PUPR,” ujar Uus, Kamis (19/4).

Disinggung, bagian mana saja yang akan direhab pada fisik GOR tersebut, menurut Uus, ada beberapa titik di­antaranya, bagian atap depan, bagian dalam, plapon, risplank, serta merubah tampilan bagian depan GOR.

“Saat ini, kondisi beberapa titik di GOR cukup memperihatinkan. Maka dari itu, untuk memberikan kenya­manan kepada atlet yang berlatih di gedung tersebut, harus segera di rehab,” ujarnya.

Ditambahkannya, dengan   di re­habnya gedung GGM tersebut, dapat memberikan angin segar kepada para atlet Lebak dalam berlatih. Terlebih, se­bentar lagi para atlet Lebak akan diha­dapkan dengan ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) yang akan digelar November tahun ini di Tangerang.

“Kita harapkan, dengan perbaikan gedung ini bisa memberikan motivasi tersendiri kepada atlet,” tandasnya.

Kepala Dinas PUPR Lebak, Wawan Kuswanto menambahkan, pelaksa­naan rehabilitasi gedung Gelanggang Generasi Muda (GGM) atau GOR Pasir Ona, akan diserahkan ke pihak rekan­an, melalui proses lelang yang tidak lama lagi akan dilakukannya.

“Sekitar bulan Mei, lelang proyeknya mungkin sudah bisa kami lakukan. Sehingga, pada bulan Juni pelaksa­naannya bisa dilakukan pihak pelak­sana pemenang tender,” terang Wawan. (mulyana/mardiana)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.