Ratusan Siswa Serang Tak Bisa Ikut UN

KAB SERANG, SNOL—Ratusan Siswa Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Serang tidak dapat mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dan Ujian Nasional Kertas Pensil (UNKP) lantaran sakit. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Serang sudah menjadwalkan UN susulan bagi siswa yang berhalangan tersebut.

Kepala Di‎sdikbud Kabupaten Serang, Asep Nugrahajaya mengatakan, berdasarkan laporan yang diterima peserta UNBK yang tidak dapat mengikuti UNBK pada hari pertama ada  sebanyak 55 siswa dan 139 siswa tidak dapat mengikuti UNKP. Kemudian untuk hari kedua pihaknya hingga kini masih menunggu laporan masuk. “Untuk hari pertama, update anak yang tidak dapat mengikuti UN  baru diketahui sore, itu pun belum masuk semua,” kata Asep, Selasa (24/4).

‎Asep mengatakan, bagi siswa yang tidak dapat hadir saat UN lantaran sakit, Disdik sudah menjadwalkan UN susulan, dan siswa diwajibkan mengikuti UN susulan tersebut.‎”Jadwal UN susulan dilaksanakan 8 Mei, untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Matematika, sedangkan 9 Mei Bahasa Inggris dan IPA,” pungkasnya.

Asep mengungkapkan, jumlah peserta yang mengikuti UNBK totalnya ada sebanyak 6.972orang, sedangkan peserta UNKP ada sebanyak 9.815 orang. Diakuinya, dari dua kegiatan tersebut yang paling banyak menemui kendala adalah UNBK.

“UNKP itu jauh dari kendala, naskah cukup, dan dilaksanakan sesuai jadwal. Beda dengan UNBK, terus terang saja dihari pertama agak riskan, di sesi pertama yang harusnya pukul delapan anggak mundur, malah ada yang dilaksanakan lebih dari satu jam,” tuturnya.

Sementara, Wakil Bupati Serang, Pandji Tiratayasa berharap hasil ujian ini bisa meluluskan murid murid dengan kualitas lulusan yang baik.”Lulusannya kita harap bisa diterima di sekolah umum atau SMK terbaik, dari 293 siswa di SMPN 1 Kramatwatu‎, dan 268 siswa SMPN 3 Kramatwatu, alhamdulillah semuanya bisa mengikuti,” katanya. (sidik/made)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.