Siswa Ujian di Bawah Gedung Nyaris Ambruk

Di SDN Bantarpanjang

SERANG, SNOL–Meski merasa ta­kut tertimpa reruntuhan bangunan, siswa/siswi SDN Bantarpanjang yang beralamat di Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang tetap semangat melaksanakan Ujian Nasional (UN) di dalam ruang kelas. Hal ini mereka lakukan lantaran tenda yang biasa digunakan untuk belajar sangat tidak nyaman jika harus digunakan UN.

Salah seorang peserta UN SDN Bantarpanjang, Fata Yuni Merigiana (12) mengaku sempat merasa gelisah saat melaksanakan UN di dalam ru­ang kelas. Karena sejak kondisi ban­gunan rusak parah, dirinya bersama teman – temannya yang lain biasanya belajar di tenda yang didirikan di de­pan ruang kelas. “Takut ketimpa itu (plafon-red) di atas, kan pada mau copot, jadi nggak tenang, was was. Kalau (UN) di tenda kan panas, nggak fokus,” kata Fata Yuni saat ditemui di ruang kelasnya usai melaksanakan UN, Kamis (3/5).

Meskipun sempat meras takut, kata dia pelaksanaan UN berjalan dengan lancar. Dirinya mengaku bisa mengisi soal pelajar Bahasa Indonesia tanpa ada kendala apapun. ”Alhamdulil­lah (UN) lancar,” ujaranya. Senada diungkapkan oleh Iis Suheriah (12). Dirinya juga mengaku gak tenang saat mengerjakan soal, namun hal itu tidak menyurutkan dirinya untuk tetap fokus mengisi soal soal UN.

“Kalau sehari hari mah biasanya (ruang kelas-red) nggak boleh pakai buat main. Waktu itu juga ada siswa main di sini (di ruang kelas-red), terus langit -langit jatuh, untung gak kena,” katan­ya.

Sementara, Kepala SDN Ban­tarpanjang, Cicih Sri Asih men­gatakan, siswa/siswi yang sedang melaksanakan UN semuanya ada sebanyak 10 orang. Namun dia memastikan semua peserta dapat mengikuti UN tanpa ada kendala.

“Alhamdulillah baik – baik saja, cuma kami kenapa mengisi bangunan yang lama karena ka­lau di tenda itu gerah, panas dan gelap, jadi takut anaknya gak fokus,” katanya.

Disinggung mengenai kapan sekolah tersebut akan dibangun, ia mengaku akan tetap sabar menunggu sampai proses pem­bangunan terlaksana. Karena berdasarkan informasi yang di­terimanya, SDN Bantarpanjang ini sudah masuk proses lelang di Bagian Unit Layanan Pengadaan (ULP) Setda Kabupaten Serang. “Kami sabar aja lah, nanti juga kalau lelangnya sudah selesai kepala sekolah akan dipanggil,” pungkasnya. (sidik/made)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.