PT AFM Tak Mampu Penuhi Janji

Izin Perkebunan Buah Naga Belum Selesai Diurus

KAB SERANG, SNOL—PT Agro Fruit Mandiri (AFM) pemilik perkebunan buah naga yang berlokasi di Kecamatan Baros tidak memenuhi janjinya ter­hadap Pemerintah Kabupaten Serang untuk menyelesaikan semua proses perizinan dalam waktu empat bulan. Mereka be­ralasan konsultan yang bertugas menyusun dokumen UKP/UPL tersebut mengundarkan diri.

Staf Humas PT Agro Fruit Mandiri, Sanda mengatakan, bahwa dari sekian banyak izin yang telah diurus oleh pihaknya, hanya satu izin amdal yang hing­ga kini belum dapat diselesaikan. Oleh karena itu, pihaknya pun meminta terhadap Dinas Satpol PP Kabupaten Serang untuk tidak menutup buah naga miliknya, dan memberikan perpanjangan waktu selama empat bulan, dari batas waktu yang sebelumnya te­lah diberikan hingga 8 Juni 2018.

“Jadi kendalanya itu konsul­tannya mengundurkan diri, namanya Pak Dadang, dia ref­erensi dari DLH Kabupaten Serang, dari ITB, beliau kalau nggak salah ada sekolah dokter, makanya mundur,” kata Sanda mendatangi Dinas Satpol PP Ka­bupaten Serang, Kamis (31/5).

Ia berjanji, setelah diberikan kesempatan ini semua proses per­izinan dapat diselesaikan sesuai target selama empat bulan. Kon­sultan yang ditunjuk untuk meny­usun dokumen UKL/UPL tersebut sudah ada, yakni dari perusahaan Indo Consultan Cipta Prtama (ICCP). “Memang kemarin itu waktu yang diberikan terlalu sem­pit, apalagi kan ini PMA, tapi kita upayakan untuk menyelesaikan semua proses perizinan,” ujarnya.

Sementara, Kepala Dinas Sat­pol PP Kabupaten Serang, Hu­laeli Asykin meminta agar PT AFM agar bisa tepat waktu wak­tu menyelesaikan semua proses perizinan. Karena kata dia, jika tidak tepat waktu pihaknya khawatir ada desakan dari se­mua pihak untuk ditutup kem­bali. “Sebetulnya perusahaan (perkebunan buah naga-red) ini potensi kita, kita juga ingin menghadirkan banyak perusa­haan, tapi di sisi lain wayahna perusahaan kalau ingin berada di sini ( di Kabupaten Serang-red) harus sesuai aturan,” ka­tanya. (sidik/made)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.