Anggota Satpol PP Berjaga Sejak Pagi

Perketat Pengawasan PKL di Pasar Rangkasbitung

RANGKASBITUNG,SNOL–Sejumlah ang­gota Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Lebak, memperketat pengawasannya di Pasar Rangkasbitung, Selasa (3/7). Pengawasan tersebut di­lakukan, karena pasca hari raya Idul Fitri banyak Pedagang Kaki Lima (PKL) yang tidak mengindahkan aturan Pemerin­tah Kabupaten (Pemkab) Lebak, terkait pembatasan waktu berjualan di Jalan Raya Sunan Kalijaga dan Jalan Tirtayasa, yang dibatasi hingga pukul 07.00 WIB.

Kepala Dinas Satpol PP Lebak, Dar­tim mengatakan, ia sengaja menugas­kan anggotanya untuk mengawasi ka­wasan Pasar Rangkasbitung sejak pagi hari, karena, pasca Hari Raya Idul Fitri banyak pedagang yang tidak mentaati batas waktu berjualan.

“Perlu diketahui, bila sudah mema­suki pukul 07.00 WIB, banyak kendara­an yang melintasi Jalan Sunan Kalijaga dan Jalan Tirtayasa. Maka dari itu, bila kedua jalan tersebut masih ditempati PKL, maka dampaknya akan terjadi ke­macetan,” tegas Dartim, Selasa (3/7).

Selain kerap memergoki para PKL yang melebihi batas waktu berjualan, juga banyak laporan dari pengguna ja­lan yang mengeluhkan kondisi jalan yang macet, akibat PKL yang melanggar batas waktu berjualan.

Maka pada saat itu juga, mereka (PKL) yang masih berjualan melebihi pukul 07.00 WIB di kedua jalan tersebut, langsung dtertibkan. “Karena sudah ada aturan waktunya. Kami tidak hanya menegur, tetapi langsung melakukan pengusiran PKL yang nakal,” tandasnya.

Kepala Bidang (Kabid) Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Dinas Satpol PP Lebak, Abdul Rozak menegaskan, setiap hari di ruas Jalan di Pasar Rangkasbitung, yaitu Jalan Sunan Kalijaga dan Jalan Tirtayasa, harus su­dah kosong dari aktifitas PKL.

“Saat kami berada di pasar tadi (kemarin,red). Seluruh PKL sudah kami himbau, agar berjualan hingga pukul 07.00 WIB tanpa terkecuali,” tegas Abdul Rozak.

Ditambahkannya, selama ini pihaknya secara rutin menertibkan PKL yang mem­bandel. Termasuk berkoordinasi dengan petugas Dinas Perhubungan (Dishub), terkait pengaturan lalu lintas yang kerap macet. Pihaknya juga tidak segan – segan memberi sanksi tegas, kepada kendaraan yang parkir sembarang.

“Bagaimana caranya, semua teratasi. PKL dan parkir liar, selama ini menjadi penyebab kemacetan. Alhasil, masyara­kat yang melintas terganggu kenya­manannya,” pungkasnya. (mulyana/mardiana)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.