Pertumbuhan Penduduk Semakin Padat

Pemkab dan TNI Serukan “Dua Anak Cukup”

PANDEGLANG,SNOL–Semakin cepatnya laju pertumbuhan penduduk, bahkan Indonesia masuk katagori ke empat se­bagai negara padat penduduk. Pemkab dan Kodim 0601 Kabupaten Pandeglang, menyerukan kepada masyarakat “Dua Anak Cukup”, dalam acara pencanangan bhakti TNI KB Kesehatan Terpadu, tingkat Kodim 0601 Pandeglang Tahun 2018 di Aula Kodim, Selasa (3/7).

Bupati Pandeglang Irna Narulita menyatakan, memiliki keluarga besar adalah hak seluruh masyarakat. Akan tetapi, jika kemandirian ekonominya kurang memadai, akan berpengaruh terhadap kualitas Sumber Daya Manu­sia (SDM) bangsa.

“Makanya, dua anak cukup. Untuk membentuk keluarga berkualitas dan sejahtera,” kata Irna, Selasa (3/7).

Sejauh ini, edukasi (pembelajaran) menurutnya, terus diberikan kepada masyarakat. Dalam rangka pengen­dalian penduduk. Hal itu dilakukan, supaya masyarakat memiliki keluarga berencana (KB). “Setelah anaknya pintar, silahkan melanjutkan kembali kehamilannya. Karena, anak harus ke­cukupan nutrisi, kecukupan gizi. Pada akhirnya, tercipta aset bangsa yang bermartabat,” tambahnya.

Sementara, Dandim 0601 Pande­glang, Letkol [Inf] Fitriana Nur Heru Wibawa menyatakan, tahun 2018 ini pertumbuhan penduduk semakin cepat. Bahkan katanya, Indonesia saat ini posisi ke empat jumlah penduduk terbesar di dunia.

Menurutnya, jika laju pertumbu­han penduduk tidak di kontrol, akan mempengaruhi kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). “Pertama Cina, India, Amerika Serikat (AS), lalu Indonesia. Dengan jumlah penduduk, sebanyak 260 juta jiwa. Apabila kita tidak me­nyikapi dengan baik, akan berdampak pada kualitas SDM dalam lingkungan keluarga,” terangnya.

Pada acara  yang dilakukannya itu tambah Dandim, tengah diadakan pemasangan Metode Kontrasepsi Jangka  Panjang (MKJP) sebanyak 300 akseptor, IUD 50 akseptor dan Iva Pap Smear 150 aseptor.

“Demi kesejahteraan, dan mencegah terjadinya kepadatan penduduk, dua anak cukup,” imbuhnya. (nipal/mardi­ana)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.