3 Napi Tipikor Gagal Dapat Remisi Kemerdekaan

Akibat Belum Membayar Denda Sesuai Putusan Pengadilan

PANDEGLANG,SNOL – Jelang HUT Ke­merdekaan Republik Indonesia ke 73, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Kabupaten Pandeglang telah mengusulkan puluhan narapidana (Napi) untuk mendapat remisi. Akan tetapi, pihak Rutan batal memberi remisi bagi 3 Napi kasus Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Walau ketiga Napi tersebut dinilai sudah memenuhi beberapa per­syaratan, untuk memperoleh remisi.

Kepala Rutan Kelas IIB Pandeglang, Heri Kusrita menyatakan, batalnya 3 orang Napi Tipikor itu mendapat re­misi, karena belum membayar denda yang diputuskan oleh Pengadilan Tipikor. “Padahal kalau bayar denda, mereka bisa mendapat remisi. Karena, sudah menjalani masa tahanan lebih dari 6 bulan,” kata Heri, Jumat (10/8).

Katanya, beberapa syarat seperti, telah melewati masa tahanan minimal 6 bulan, berprilaku baik dan sudah ada vonis eksekusi, sudah terpenuhi. Hanya saja, lantaran belum membayar biaya ganti rugi atau denda sebagaimana ditetapkan PN, maka Rutan tidak mem­beri fasilitas remisi bagi ketiganya.

“Untuk narapidana Tipikor, tidak ada yag dapat remisi tahun ini. Hal itu, berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 99 Tahun 2012, tentang Perubahan Kedua atas PP Nomor 32 ta­hun 1999, tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pema­syarakatan, harus membayar denda sesuai putusan,” terangnya.

Selain tiga napi tersebut ujarnya, Rutan Kelas II B Pandeglang juga me­nampung 8 warga binaan lain, yang ter­sandung kasus serupa. Namun, kasus mereka masih berproses di Pengadilan Tipikor.

“Jumlah warga binaan kasus Tipikor, ada 11 orang. Kalau yang masih sidang, 8 orang,” tandasnya.

Adapun jumlah Napi yang diusulkan mendapat remisi Hari Kemerdekaan tahun 2018 tambahnya, berjumlah 83 orang. Jumlah itu katanya, terdiri atas 1 Napi mendapat remisi khusus berupa pembebasan langsung saat 17 Agustus.

“Sementara, 82 Napi lainnya mendapat remisi umum dengan pengurangan masa tahanan bervariasi, antara 1 hingga 4 bulan. Sebagian be­sar, tersandung kasus pelecehan dan pencurian. Kalau sekarang, jumlah penghuni di Rutan Kelas II B Pande­glang ada 201 orang,” paparnya.

Sementara, beberapa Napi Tipikor yang berusaha ditemui, selain enggan menyebut identitasnya, juga enggan berkomentar terkait remisi HUT Ke­merdekaan RI tahun 2018 itu. (nipal/mardiana)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.