Wabup Tanto Sidak Pembangunan Mengendarai Motor

Telusuri Jalan Beton di Kecamatan Majasari

MAJASARI,SNOL – Seolah tak ingin terli­hat sedang inspeksi mendadak (Sidak), Wakil Bupati (Wabup) Pandeglang, Tanto Warsono Arban, mendatangi salah satu lokasi pembangunan jalan betonisasi, di ruas Jalan Raya Maja – Ci­nunggal, Maja Barat, dan Maja Timur, Kelurahan Sukaratu, Kecamatan Ma­jasari, Kabupaten Pandeglang, mengendarai motor modifikasi ala scram­bler, Rabu (19/9).

Dilokasi itu, Tanto menyusuri sejum­lah proyek pembangunan di tiga titik. Lagi – lagi, temuannya adalah ada be­berapa keretakan yang terjadi di jalan beton tersebut. Ia-pun juga langsung berhenti dan mematikan motornya, lalu langsung meminta pelaksananya untuk memperbaikinya.

Tanto mengaku, sengaja mengenda­rai motor untuk meninjau pembangu­nan di Kecamatan Majasari. Lantaran dianggap praktis dan cepat. Terlebih, disejumlah daerah juga para pimpi­nan daerah sudah melakukan hal yang sama, termasuk Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi).

“Ini lebih praktis dan merakyat. Kita bisa merasakan masyarakat setiap hari bekerja mencari nafkah, panas-pana­san mengendarai motor. Kemudian dalam konteks Sidak ini, kita bisa lebih mudah dan bisa melihat secara detail apa yang menjadi persoalan di ma­syarakat,” kata Tanto, Rabu (19/9).

Ditambahkannya, monitoring yang dilakukannya terhadap pembangunan, sudah menjadi kewajibannya. Agar, ha­sil pembangunan di Pandeglang lebih berkualitas dan dapat dirasakan lebih efektif oleh masyarakat.

“Pengerjaan ruas jalan Maja – Ci­nunggal, Alhamdulillah hampir selesai. Dari hasil monitoring, secara umum baik dan bagus,” tandasnya.

Saat melintas di Maja Barat, Tanto juga menemukan kondisi jalan yang dibangun dengan hotmix. Hal itu membuat­nya geram, lantaran selain keadaanya tidak bagus. Ia berharap, pembangunan­nya menggunakan metode betonisasi.

“Kalau beton, usianya lebih lama dan kuat. Jika bekas beton, tidak masalah di hotmix juga. Ini kan belum di beton, malah langsung di homix, jelek pula kualitasnya. Aa (Tanto,red) berharap semua jajaran OPD (Organisasi Perang­kat Daerah), termasuk jurnalis, ormas dan masyarakat, ikut mengawasinya,” ujarnya lagi.

Pelaksana Team MC Dinas Peker­jaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Pandeglang, Cece Adang mengaku, ia juga baru kali ini moni­toring ke lokasi tersebut. “Atas nama dinas, saya akan segera mengin­truksikan supaya diperbaiki dengan grouting. Kecuali, kalau retak patah, harus dibongkar,” ujar Cece.

Sementara, Kontraktor pelaksana PT Bongbong Karya Utama, H. Fuad Hasan menegaskan, apa yang menjadi arahan Wabup, akan dilaksanakannya. Karena katanya, itu sudah menjadi tanggung­jawab pelaksana kegiatan.

“Kami siap mengedepankan kualitas pembangunan, dengan tidak mengesampingkan kuantitasnya,” tegasnya.

Ditambahkannya, pembangunan be­tonisasi yang sedang dilaksanakannya itu kurang lebih sepanjang 1,2 Km, lebar yang berpariatif dari mulai 6 m, 5m dan 4,5 m, “Anggarannya Rp 3,7 Miliar. Tar­get pengerjaan, sampai 13 November nanti. Target kami, minggu depan bisa selesai,” imbuhnya. (nipal/mardiana)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.