5 Menara Tower Seluler Disegel Paksa

Diduga Ada 14 Menara Tower Seluler Tak Kantongi IMB

RANGKASBITUNG,SNOL – Dari 15 menara tower Smartfren, yang dibangun PT Inti Ban­gun Sejahtera (IBS) disejumlah wilayah di Kabupaten Lebak. Sebanyak 5 tower diantaran­ya sudah di tutup paksa, oleh petugas gabungan anggota Di­nas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Polisi dan Dinas Pe­nanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Lebak, yang diduga belum memiliki Izin Mendiri­kan Bangun (IMB).

Dalam waktu dekat, petugas gabungan tersebut akan kemba­li menutup paksa semua tower bodong, jika tidak segera dipros­es perizinannya.

Kepala Dinas Satpol PP Lebak, Dartim mengatakan, eksekusi dan penyegelan terhadap lima tower tersebut dan berikut sisa yang ada (sembilan), dari empat belas lokasi tower belum men­gantongi IMB sesuai Peraturan Daerah (Perda) Nomor 11 tahun 2002, tentang IMB.

“Untuk yang lima tower sudah kita tutup, beberapa hari lalu. Si­sanya yang sembilan, juga akan segera di tutup. Jika teguran dan tindakan tegas kami, diabaikan oleh perusahaan tersebut,” kata Dartim, Rabu (7/11).

Terkait hal ini tambahnya, eksekusi dan penyegelan akan terus dilakukan. Karena, pendi­rian menara tower Smartfren tidak memiliki IMB sesuai amanat Perda. Oleh karenanya, agar hal ini tidak menjalar ke perusahaan lainnya, maka tin­dakan tegas harus dilakukan. Guna, meminimalisir hutan tower di Lebak. Aapalagi, jika banyak menara tower di Lebak tidak memiliki izin.

“Insya Allah, pekan depan kita akan lakukan penyegelan lagi (menara tower,red),” tandasnya.

Namun, hingga sekarang pihaknya belum bisa memasti­kan waktu yang tepat penyegelan menara tower yang diduga tidak memiliki izin tersebut. Karena, masih dalam pembahasan tim. “Nanti kita informasikan lagi waktunya. Yang jelas, pekan de­pan kita akan kembali mengek­sekusi sisa tower yang diduga belum mengantongi izin,” tan­dasnya.

Ditambahkannya, Pemerin­tah Kabupaten (Pemkab) Lebak tidak akan melarang investor masuk ke Lebak. Bahkan, hal itu sangat bagus guna menin­gkatkan pembangunan, serta menambah lapangan pekerjaan untuk masyarakat Lebak.

Namun dalam teknisnya, perusahaan harus mematuhi aturan yang berlaku dilingkun­gan Pemkab Lebak. “Jangan asal membangun. Tapi, harus juga diurus kelengkapan dokumen perizinannya,” harapnya.

Kepala Bidang (Kabid) Pen­egakan Perundang – Undangan Daerah Dinas Satpol PP Lebak, Tati Suryati menuturkan, Di­nas Satpol PP masih menunggu itikad baik dari pihak kontraktor pelaksana pembangunan me­nara tower yaitu PT Inti Bangun Sejahtera.

Karena menurut Tati, pekan kemarin pihak kontraktor (PT IBS) sudah mendatangi kantor Dinas Satpol PP Lebak. Pihak perusahaan menyampaikan jika mereka bersedia mengurus IMB. “Tunggu informasi dari PT IBS dulu. Mereka sedang urus izin. Ya, kalau sudah beres perizinannya, nggak harus tu­run,” imbuhnya. (mulyana/mardiana)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.