Operasi Lilin Soroti Ancaman Bencana

Dimulai 21 Desember Hingga 2 Januari

SERANG,SNOL– Operasi Lilin Kalimaya 2018 akan dimulai sejak 21 Desember. Giat dilakukan guna mempersiapkan pengamanan Natal dan malam pergantian Tahun Baru 2019. Dalam operasi kali ini, pihak kepolisian menyoroti

Polres Serang mulai menggelar Rapat Koordinasi (RAKOR) Eksternal Operasi Lilin Kalimaya 2018, di Aula Mapolres Serang, Jumat (14/12). Rencananya, Operasi ini akan dilaksanakan serentak di semua daerah mulai 21 Desember 2018 hingga 2 Januari 2019.

Seperti dilakikan di Polres Serang  Kabupaten, Rakor dipimpin langsung Kapolres Serang, AKBP Indra Gunawan. Rakor dihadiri Dinas Perhubungan mewakili Bupati Serang, Pasie Ops mewakili Dandim 0602 Serang, Kejari Serang, Ketua MUI Serang, Wakapolres Serang, Kabag Ops, para Kapolsek serta perwakilan stakholder, seperti dari Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, PT Marga Mandala Sakti, Orari dan lainnya.

Indra mengatakan rapat koordinasi merupakan bahan evaluasi bagi para personel dalam mengamankan berlangsungnya Natal dan Tahun Baru. Operasi lilin juga merupakan bagian dari kesiapsiagaan mengecek sarana dan prasana yang dimiliki dalam menghadapi Operasi Lilin Kalimaya.

“Kegiatan Rakor ini untuk menjadi bahan evaluasi bagi para personel dalam mengamankan berlangsungnya Natal dan Tahun Baru. Kekurangan yang pada tahun sebelumnya bisa diperbaiki,” kata Indra, kemarin.

Kapolres menambahkan, seluruh personil yang dilibatkan dalam operasi mulai menjalankan tugas pada tanggal 20 Desember 2018. “Pergeseran pasukan dimulai pada tanggal 20 Desember. Seluruh personil yang terlibat sudah berada di tempat tugasnya masing-masing,” katanya.

Sesuai arahan Wakapolda Banten Kombes Pol Tomex Kurniawan, selain pengamanan tempat-tempat ibadah dan obyek wisata, para personel gabungan juga diinstruksikan untuk mengamankan wilayah yang rentan terjadi bencana. Koordinasi dengan pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), perlu diutamankan penanganan untuk mengantisipasi timbulnya korban.

“Sesuai instruksi Wakapolda, perlu antisipasi kemungkinan terjadinya bencana alam. Koordinasi dengan pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), harus dilakukan sedini mungkin untuk mengantisipasi adanya korban. Kita juga akan menyiapkan pos pengamanan dan pelayanan yang akan kita sebar di titik-titik terkait,” tegas Kapolres. (denny/jarkasih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.