Dua Pencuri Laptop Sekolah Dibekuk

TANGERANG, SNOL— Dua orang pen­curi laptop di sekolah dibekuk jaja­ran Polres Metro Tangerang pada Ju­mat, (21/12). Dari dua orang tersebut petugas menembak satu pelaku lan­taran mencoba melakukan perlawa­nan pada petugas.

Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang AKBP Deddy Supriyadi mengatakan para pelaku yang terli­bat dalam kasus pencurian tersebut diketahui berjumlah tiga orang. Se­lain Ramos, (27) dan Iwan (31) yang ditangkap, satu diantaranya yakni Joni masih buron.

“Para pelaku tersebut terakhir kali melancarkan aksi pencuriannya di kantor SMPN 1 Pakuhaji, Kabupaten Tangerang pada Jumat, (14/12),” ujar pada wartawan di Mapolres Metro Jumat, (21/12).

Menurutnya, suasana sekolah yang sepi dimanfaatkan pelaku un­tuk melakukan aksi pencurian. Dedy menyebut modus yang diterapkan pelaku adalah mengalihkan perha­tian penjaga sekolah agar kawanan ini bisa membobol jendela kantor sekolah.

“Mereka ini sudah terlatih dalam melancarkan aksinya. Sebagian dari mereka mengalihkan perhatian pen­jaga,” ujarnya.

Aksi terakhir, kata Dedy, terekam kamera pengintai yang ada di seko­lah tersebut. Hasil rekaman inilah yang menjadi dasar bagi polisi untuk meringkus para pelaku.

“Kelompok ini sasarannya adalah sekolah-sekolah dan kebetulan pada saat terjadi peristiwa itu terekam CCTV,” ujarnya.

Deddy menjelaskan, Ramos di­tangkap di Kampung Buaran, Ba­bakan, Kota Tangerang dan kaki kanannya dilumpuhkan petugas karena berupaya melawan. Semen­tara Iwan yang merupakan penadah diringkus di Lampung belum lama ini.

“Dari yang bersangkutan diper­oleh barang bukti beberapa unit lap­top dan unit ponsel hasil curian yang selama ini dilakukan oleh kelompok sindikat pencurian itu,” jelasnya.

Berdasarkan keterangan pelaku ke­pada polisi bahwa jaringan ini telah melancarkan aksinya selama satu tahun terakhir. Mereka menyasar kantor-kantor sekolah di Tangerang.

“Memang terbiasa melakukan pen­curian terutama pada jam-jam opera­sional sekolah di mana saatnya lalai para penjaga sekolah maupun guru, disitu mereka beraksi,” ucapnya.

Selain kedua pelaku, polisi meny­ita 13 unit komputer jinjing, satu unit sepeda motor dan satu unit ponsel. Kini, para pelaku mendekam di tah­anan Mapolres Metro Tangerang.

“Pasal yang dipersangkakan adalah pencurian dengan pem­beratan dan pertolongan jahat seb­agaimana dimaksud dalam Pasal 363 KUHP dan 480 KUHP,” imbuh Deddy. (iqbal/gatot)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.