Jangan Jumawa

LIVERPOOL VS ARSENAL

LIVERPOOL, SNOL— Big match tersaji di game week ke-20 Liga Inggris saat Liverpool bertarung dengan Arsenal. Sedangkan juara bertahan Manchester City masih akan berusaha bangkit.

Liverpool vs Arsenal akan dipanggungkan di Anfield, Minggu (30/12) dinihari WIB. Si Merah sedang nyaman di klasemen usai unggul enam poin dari rival terdeka­tnya, Tottenham Hotspur dan tujuh poin dari City. Sedangkan jarak dengan Arsenal me­lebar menjadi 13 poin.

Arsenal menjadi ujian kelayakan Liverpool sebagai kandidat uta­ma juara di akhir musim. Me­nilik rekor pertemuan kedua tim, Liverpool layak merasa di atas angin.

Sejak dikalahkan Arsenal 1-4 pada Maret 2015, Liverpool tidak terkalahkan dalam tujuh pertandingan terakhir termasuk meraih tiga kemenangan yang dua di antaranya didapat saat men­jadi tuan rumah. Lebih oke lagi, pasukan Juergen Klopp itu sukses memberondong Ar­senal dengan tujuh gol dan hanya kemasukan satu gol saja di Merseyside.

Manajer The Reds Juergen Klopp tahu betapa berba­hayanya Arsenal yang jadi lawan Liverpool. Dia sudah menyiapkan sejumlah rencana. Apa itu?

Klopp meminta timnya tidak jemawa. Bahkan ia men­ganggap Liverpool harus tampil lebih baik ketimbang saat mengalahkan Newcastle United 4-0, jika ingin mendapat hasil maksimal. “Arsenal sedang berada dalam momen­tum yang bagus. Mereka punya tim dan manajer fantastis. Jadi laga nanti akan sangat sulit,” ujar Klopp di situs resmi Liverpool.

“Tentunya laga nanti akan benar-benar berbeda. Jika kami membiarkan mereka melakukan serangan balik seperti yang kami lakukan (melawan Newcastle United), saya rasa kami takkan punya kesempatan karena mereka sangat bagus dalam hal itu. Kami harus memperbai­ki banyak hal,” tambah dia.

Sementara Unai Emery melontarkan pujian besar untuk Liverpool yang kini tampil impresif. Emery menilai Liver­pool berpeluang mengulang catatan invincible Arsenal.

Emery percaya Liverpool pu­nya peluang mengulangi tore­han invincible Arsenal di musim 2003/2004. Saat itu The Gunners mampu meraih gelar Liga Inggris tanpa sekalipun merasakan keka­lahan.

“Liverpool bisa mewujudkannya kar­ena sedang mereka melakukannya saat ini. Perkembangan Liverpool sangat jelas. Tiga tahun lalu, mereka keluar dari Liga Cham­pions, melewatkan gelar Liga Inggris dan gagal Liga Eu­ropa, karena mereka kalah melawan kami (Sevilla),” kata Emery kepada Telegraph.

“Saya melihat, dengan progresi ini, dalam proses ini bahwa mereka adalah contoh yang sangat baik. Saya juga melihat dengan para pelatih bagaimana kami sekarang. Kami harus sangat menuntut terhadap diri sendiri demi melakukan langkah serupa dalam cara kami, tapi juga membutuhkan waktu dan kesabaran,” tutur Emery men­egaskan. (dtc)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.