14 Agustus Calon Walikota Tangerang Sampaikan Visi Misi

TANGERANG,SNOL Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang segera menggelar pertemuan dengan seluruh peserta pemilukada 2013 untuk membahas rencana penyampaian visi-misi di hadapan DPRD Kota Tangerang.

“Tanggal 5-6 Agustus, mungkin akan kita akan adakan pertemuan dengan para kandidat. Kita akan bahas untuk penyampaian visi-misi di hadapan para anggota DPRD Kota Tangerang,” terang Ketua KPU Kota Tangerang, Syafril Elain kepada Satelit News, kemarin.

Syafril menegaskan, rencananya penyampaian visi-misi akan disampaikan pada 14 Agustus mendatang. “Itu sifatnya merupakan wajib,” terangnya.

Namun demikian, persiapan untuk penyelenggaraan penyampaian visi misi  sedikit terkendala mengingat akan berbenturan dengan liburan Lebaran. “Kita inginnya sih enggak libur, tapi kan PNS libur,”ucapnya. Dia pun menegaskan, KPU sendiri hanya libur pada 8 dan 9 Agustus saja.

Ketika ditanya apakah usai penyampaian visi misi akan dilangsungkan dengan kampanye damai, dirinya belum berani memastikan. “Makanya pada tanggal 5-6 Agustus itu kita adakan pertemuan, di situ nanti dibahas apakah akan disetujui ikrar kampanye damai atau tidak,” terangnya.

Berdasarkan tahapan, pertemuan peserta pemilu walikota/wakil walikota berlangsung dalam rentang waktu antara 27 Juli-13 Agustus. Sedangkan masa kampanye sendiri dijadwalkan pada 14-27 Agustus mendatang.

Water Canon Disiagakan

Mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan polisi mulai menyiagakan peralatannya di KPU. Salah satunya adalah water canon yang ditempatkan di halaman depan kantor penyelenggara pemilu itu.

Selain mengerahkan water canon, jumlah personel yang bersiaga cukup banyak. Tak cuma anggota Polrestro Tangerang, aparat dari Satuan Brimob juga mulai nampak hilir mudik.

Sejumlah warga terus-terusan ‘menongkrongi’ di KPU. Sama seperti sebelum-sebelumnya, massa yang kebanyakan terdiri dari kaum hawa tersebut hanya duduk-duduk sambil membentangkan poster yang intinya mengkritik.

Namun atas aksi ini Syafril mengaku tidak terganggu. “Kalau aksi-aksi demo terus terang saya merasa terganggu, tapi aksi yang warga ini enggak,” jelasnya.(made)