Buruh Ancam Mogok Nasional 3 Oktober

JAKARTA,SNOL Ribuan buruh yang tergabung dalam Gerakan Bersama Buruh/Pekerja di BUMN (Geber BUMN) akan  menggelar unjuk rasa pada Senin (23/9).

“Kalau Panja Outsourching di DPR tidak segera menyelesaikan ini, kami sudah siap mogok nasional. Dari PLN listrik akan kami matikan, kereta api, pelabuhan, dan semua yang berhubungan dengan buruh yang masih bekerja outsourching,” ujar Koordinator Geber BUMN Ais dalam jumpa pers di kantor LBH Jakarta, Minggu (22/9).

Ais menjelaskan, kaum buruh dan pekerja tidak menginginkan ada lagi perekrutan karyawan dengan sistem outsourching di sektor nonformal, formal, manufaktur atau pun non manufaktur. Pasalnya, sistem tersebut membuat perusahaan justru bersikap semena-mena terhadap para buruh.

Selain itu, sebenarnya sudah ada aturan dari Menakertrans Muhaimin Iskandar terkait sistem perekrutan karyawan yaitu Permenakertrans Nomor 19/2012 tentang Syarat-syarat Penyerahan Penyerahan Sebagian Pelaksanaan Pekerjaan pada Perusahaan lain. Namun, aturan itu justru diangggap menjerumuskan buruh karena diakali oleh para pengguna jasa pekerja di BUMN untuk melakukan PHK pada buruh outsourching dengan alasan habis masa kontrak.

“Kalau begini, tidak jelas nasib kerja buruh. Ada yang sudah berpuluh-puluh tahun menjadi karyawan outsourching tapi diberhentikan dengan pesangon hanya Rp 500 ribu. Ini benar-benar tidak adil,” jelasnya.

Ais menambahkan, apabila pemerintah tidak memenuhi tuntutan penghapusan sistem outsourching tersebut maka akan menggelar aksi mogok nasional pada 3 Oktober hingga 20 Oktober 2013. Unjuk rasa pada Senin besok sendiri akan dipusatkan di kantor Kementerian BUMN dan DPR RI dengan estimasi sekitar 1500 massa.(rus/rmol)