Polda Siapkan Satgas Penanganan BBM

SERANG Mengantisipasi terjadinya praktik penimbunan bahan bakar minyak (BBM), khususnya premium, Polda Banten membentuk satuan tugas (Satgas) khusus untuk penanganan BBM.
“Operasi pencegahan dan pemberantasan penimbunan BBM itu kami beri nama operasi Dian Kalimaya 2012. Kami sudah membentuk satgas untuk melaksanakan operasi itu,” kata Kapolda Banten Brigjen Pol Eko Hadi Sutedjo, di Serang, Rabu (7/3) lalu.
Kapolda Banten mengatakan, operasi Dian Kalimaya 2012 itu akan dilakukan selama satu bulan setelah kenaikan harga BBM diumumkan. Jika perlu, operasi itu akan dilaksanakan secara berlanjut. “Kami juga melakukan pengamanan jalur distribusi pengiriman BBM ke sejumlah SPBU,” ujarnya.
Selain itu, Polda Banten juga akan melakukan pengawasan terhadap gudang-gudang dan para pedagang BBM eceran, untuk mengantisipasi kelangkaan di masyarakat. “Kita akan intensifkan operasi ini,” tegasnya.
Terkait banyaknya elemen masyarakat yang melakukan unjuk rasa penolakan BBM, Kapolda Banten mengimbau agar mereka menyampaikan pendapat dan aspirasi dengan baik. “Kenaikan BBM ini hendaknya disikapi dengan wajar, dan jangan disikapi dengan tindakan-tindakan yang berlebihan hingga melakukan perusakan-perusakan fasilitas umum,” katanya.
Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah meminta Badan Ketahanana Pangan Daerah (BKPD) meningkatkan serapan Raskin mulai April 2012 untuk mengantisipasi rencana kenaikan BBM agar masyarakat kecil tidak kesulitan memperoleh beras dengan harga murah.
“Salah satu upaya yang kami lakukan mengantisipasi rencana kenaikan BBM adalah meningkatkan serapan Raskin mulai April 2012,” kata Atut.(saru/eman/fah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.