Wapres Disuguhi Jalan Rusak di Cilegon

SERANG, SN Kunjungan kerja (Kunker) Wakil Presiden Boediono yang didampingi sejumlah menteri ke SDN Kedaleman 2, Kelurahan Jombang Wetan, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, Minggu (25/3), tak disia-siakan Walikota Cilegon Iman Ariyadi.
Usai melihat dari dekat pembangunan gedung sekolah yang didanai APBN senilai Rp327 juta itu, Wapres bersama Menteri PU Djoko Kirmanto serta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M.Nuh, diajak merasakan jalan Cilegon ¬Anyar yang merupakan akses ke kawasan wisata Pantai Anyar, yang kondisinya sangat buruk.
Setibanya di ujung Jalan Linkar Selatan (JLS) yang berlokasi di Kecamatan Ciwandan, Wapres dan para menteri pun turun dari kendaraan untuk meninjau langsung jalan rusak.
Menteri PU Djoko Kirmanto mengatakan JLS diproyeksikan menjadi jalur tembus Jembatan Selat Sunda. Pemkot Cilegon mengusulkan agar titik JSS berada di ujung Jalan Lingkar Selatan (JLS), Ciwandan.
Mendapat penjelasan dari sejumlah pihak, Wapres langsung memerintahkan agar pembangunan jalur wisata Anyer segera diselesaikan. “Kami harap rencana ini lancar. Dan kami juga meminta agar jalan wisata Anyer bisa segera dilakukan perbaikan,” katanya.
Walikota Cilegon, Tb Iman Ariyadi mengatakan, kedatangan Wapres ke JLS itu penting, agar pemerintah pusat bisa melihat langsung kondisi infrastruktur yang ada. Dia berharap kedatangan Wapres dan menteri terkait bisa langsung merespon untuk segera membangun infrastruktur jalan tersebut.
“Kami sampaikan ke Pak Wapres bahwa Pemkot Cilegon hanya mampu membuka jalan dengan kapasitas delapan ton. Tadi juga saya mendapatkan penjelasan bahwa pemerintah pusat akan memberikan anggaran sebesar Rp20 miliar pada anggaran perubahan 2013 mendatang,” kata Iman.
Dirjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Djoko Muryanto menjelaskan, proyek pembangunan JSS dan JLS sedang disiapkan oleh pemerintah daerah dan pusat. JLS akan dibangun sepanjang 15 kilometer mulai dari PCI (Pondok Cilegon Indah) hingga Ciwandan. “JSS dan JLS akan digabungkan dengan jalan sepanjang 9 kilometer,” kata Muryanto.
Jalur Cilegon-Anyer yang juga akan menjadi akses JSS saat ini masih harus dilakukan perbaikan. “Saat ini masih terkendala administrasi dan kita minta batuan kepada World Bank. Pelaksana proyek jalan Cilegon-Anyar PT Istaka Karya pailit, sehingga kontraktor diganti oleh PT Waskita agar proyek tetap berjalan. Di tengah jalan, PT Istaka hidup lagi,” terang Djoko.
Sedangkan terkait JLS, pemerintah telah menyepakati pembangun jalan sepanjang 15 kilometer itu dikerjakan bersama oleh pusat dan daerah dengan target penyelesain jalan pada tahun 2012 ini. “PT Krakatau Steel dan beberapa industri lain juga masuk untuk menyelesaikan JLS ini, tahun ini kita harapkan selesai,” terangnya.(fan/man/eman/deddy/bnn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.