Warga Adukan Green Lake City ke Dewan

TANGERANG, SNOL Warga Kelurahan Petir yang tergabung dalam Forum Persatuan Masyarakat dan Ulama (FPMU) Kecamatan Cipondoh mendatangi DPRD Kota Tangerang. Mereka mengadukan dampak proyek pembangunan Perumahan Green Lake City terhadap lingkungan tempat tinggal warga.
Perwakilan warga diterima Ketua Komisi I DPRD Kota Tangerang, Gatot Purwanto beserta pejabat SKPD terkait lainnya. Ketua FPMU Mulyadi Yakub mengutarakan, pada dasarnya masyarakat tidak menolak pembangunan perumahan oleh pengembang PT Agung Sedayu Group itu.
Namun begitu, hendaknya pembangunan dapat memikirkan kepentingan masyarakat sekitar pula seperti rusaknya jalan akibat truk tanah yang melintas tidak kenal waktu. Diantaranya Jalan H Mas Mansyur dan Jalan KH Ahmad Dahlan di kawasan Cipondoh menjadi rusak parah akibat dipakai melintas oleh truk-truk tanah tersebut. “Truk-truk itu tidak mengenal waktu, baik pagi, siang, sore dan malam, mereka tetap melintas,” katanya, Senin (11/2).
Selain masalah kendaraan proyek yang lalu lalang tanpa kenal waktu, hal lain yang dikeluhkan adalah tingginya tembok. “Tembok pembatas perumahan itu menjulang tinggi 6 – 8 meter. Itu sangat terkesan eksklusif, belum lagi tembok tersebut pernah roboh, namun untungnya tidak mengenai daerah rumah warga, melainkan masuk ke area perumahan itu,” tutur Ahmad Kafi, salah seorang warga Petir lainnya.
Kafi meminta agar Pemkot Tangerang menegur pengembang Green Lake City, sehingga tembok tersebut bisa sedikit direndahkan. “Jangan sampai kami warga sendiri yang merobohkan paksa,”ancam Kafi.
Belum lagi permasalahan saluran air tanah wakaf pemakaman milik warga hingga tidak disediakannya jalur jalan saat warga membangun masjid.
Gatot yang mendengar langsung keluhan warga meminta agar para dinas yang hadir seperti Dinas PU, Tata Kota, Badan Perizinan, hingga Satpol PP untuk mengkaji ulang keberadaan Green Lake City. “Tolong dikaji dan diperiksa ulang, sampaikan pada kepala dinas masing-masing. Jangan sampai membuat resah warga,” ujar Gatot.
Dalam pertemuan tersebut, pihak pengembang Green Lake City tidak hadir dengan alasan libur. “Minggu depan kita panggil kembali pengembangnya,” pungkas Gatot.
Sebelumnya Satelit News pernah mencoba mengkonfirmasi ke lokasi tapi dilarang oleh pihak keamanan pengembang tersebut. (pramita/made)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.