Resmi, KPK Banding Vonis Djoko Susilo

JAKARTA,SNOL KPKsecara resmi menyatakan banding terhadap vonis yang diberikan kepada terdakwa kasus perkara suap proyek pengadaan simulator SIM di Korlantas Polri, Irjen Djoko Susilo pada hari ini (9/9).
“Hari ini KPK resmi menyatakan banding terhadap vonis DS (Djoko Susilo),” ujar Jurubicara KPK, Johan Budi Sapto Prabowo.
Johan menjelaskan bahwa pihaknya resmi menyatakan banding karena ada beberapa hal yang tidak sesuai dengan tuntutan dan peraturan yang ditetapkan.
“Setelah dipelajari putusan hakim, ada beberapa hal. Yangg pertama adalah soal hukuman yangg kurang dari 2/3 (dari yang ditetapkan Jaksa Penuntut Umum). Kemudian ada juga tuntutan dakwaan kita yang berkaitan dengan pencabutan hak memilih dan dipilih. Salah satu alasan kita banding adalah itu, tapi kami tetap hormati putusan hakim tingkat pertama,” papar Johan Budi di kantor KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jakarta Selatan.
Ketika ditanya soal banding tersebut berkaitan dengan tidak diberakannya pengganti kepada Djoko Susilo, Johan tidak memastikannya. Ia hanya katakan bahwa putusan hakim di tingkat pertama yang dijadikan bahan untuk banding. Meski begitu, Johan mengaku masih belum tahu kapan banding tersebut diajukan.
“Belum tahu kan batasnya (mengajukan banding) 14 hari,” jawab Johan.
Seperti diketahui, JPU KPK menuntut Irjen Djoko Susilo dengan 18 tahun penjara karena terbukti telah memperkaya diri sebesar Rp 32 miliar dalam proyek pengadaan alat driving simulator surat izin mengemudi roda dua dan roda empat. Selain itu, Djoko pun juga diberikan denda Rp 1 miliar subsider satu tahun kurungan penjara.
Namun pada persidangan beberapa waktu lalu, majelis hakim Tipikor hanya memberikan vonis 10 tahun penjara dengan denda Rp 500 juta subsider enam bulan kurungan penjara terhadap mantan Kakorlantas tersebut.(wid/rmol)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.