Jumlah Penderita Gangguan Jiwa Tinggi

SERANG,SNOL— Kabupaten Serang masih dikepung oleh Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Kader Kesehatan Jiwa pada Dinas Kesehatan mencatat, dari 29 kecamatan yang ada, sekitar 50 orang per kecamatan mengalami ganguan jiwa. Kader Kesehatan Jiwa pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Serang, Ismail mengungkapkan, berdasarkan laporan beberapa hari terakhir ini dari Puskesmas yang ada di masing-masing kecamatan diketahui, ada sebanyak 40 ODGJ yang masih dipasung. Dari jumlah itu, 18 di antaranya sudah dilepaskan setelah pihaknya mencoba meminta izin dari pihak keluarga untuk dilakukan pengobatan.“Baru 18 orang yang sudah dilepaskan dari pasung. Kami turun langsung dengan Puskesmas. Sisanya belum bisa dilepaskan, masih banyak yang didalam kamar dan ada juga yang masih dirantai, keluarga dan tetangga dari penderitan orang dengan ganguan jiwa ini selalu  merasa ketakutan bila dibiarakan berkeliaran,” kata Ismail saat ditemui di Aula Brigjen KH Syam’un Setda Kabupaten Serang, Selasa (10/11).

Dia menjelaskan, pada prinsipnya keberadaan penderita ODGJ di Kabupaten Serang  saat masih terbilang cukup banyak. Sebab, bila dihitung rata-rata di 29 kecamatan, sedikitnya ada sebanyak 50 orang penderitan ganguang jiwa per kecamatan.

“Rata-rata setiap kecamatan ada 50 orang penderitan ganguan jiwa. Jadi kalau dihitung, 50 kali 29 kecamatan maka cukup banyak. Terbanyak itu ada Kecamatan Pontang, Ciomas, Cinangka, Padarincang, Gunungsari dan Mancak,” tuturnya.

Secara umum, penderita ODGJ ini dari tahun ke tahun akan semakin meningkat. Terlebih jika Pemerintah Daerahnya tidak memiliki Rumah Sakit Jiwa untuk menangani pasien tersebut secara khusus. Selain itu, penyebab orang menderita ODGJ ini tak lain adalah merupakan oleh faktor ekonomi dan faktor gen sehingga kapanpun secara spontan kejiwaan sesorang dapat terguncang dan timbul tanda-tanda ODGJ.

“Kalau mau sembuh intinya memang penyakit skizofrenia ini harus mendapatkan dukungan dari keluarga. Tapi akan lebih baik jika Banten ini memiliki Rumah Sakit sendiri khusu ODGJ, sehingga tidak usah jauh-jauh ke jakarta,” ujarnya. (sidik/mardiana/jarkasih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.