Perumahan Baru Wajib Punya Tandon

SERPONG,SNOL— Mulai 2019, pengembang property yang hendak membangun perumahan di wilayah Tangerang Selatan, memiliki kewajiban baru. Mereka harus membuat tandon di kawasan perumahan yang akan dibangun. Disamping sebagai tempat resapan air juga berfungsi mencegah terjadinya banjir.

“Pemanfaatan tandon atau penampungan air berfungsi menjaga air yang mengalir ke drainase tetap berjalan normal, sehingga bisa menekan debit air untuk meminimalisir banjir atau genangan air,” kata Plt Kepala Pekerjaan Umum (DPU) Kota Tangsel, Aries Kurniawan kepada awak media, saat konferensi pers di RM Kampung Anggresk Serpong kemarin.

Penampungan air atau tandon juga berfungsi menampung air dari drainase. Dalam program ini pihaknya sudah menerapakan Zero Run-Off (ZRO) untuk semua pengembang properti yang ingin mendirikan bangunan sebagai langkah awal mengatasi banjir di Kota Tangsel.

“Pemanfaatan ZRO mendukung drainase berwawasan lingkungan dan juga menekan genangan air atau banjir di permukiman. Hal ini penting agar air hujan tidak langsung mengalir ke saluran air atau sungai, sehingga meminimalisir potensi banjir dan genangan jika terjadi hujan,” katanya.

Aries mengungkapkan, rencana kegiatan DPU Tangerang Selatan untuk tahun 2019, bakal hampir sama dengan kegiatan di tahun sebelumnya yakni tahun 2018. “Kita melanjutkan kegiatan-kegiatan yang lalu, tapi ada kegiatan yaitu untuk penanganan banjir itu kegiatan penanganan kali-kali mati yang ada di kota Tangsel,” ungkapnya.

Kegiatan lainnya yakni penataan pedestrian jalan lingkar selatan (JLS) dan juga penataan jalan-jalan kota di Kota Tangerang Selatan. “Itu program kita,” papar Aries menjelaskan program kegiatan DPU untuk taun 2019.

Ada juga kegiatan-kegiatan yang sudah berlangsung yaitu pembangunan jalan-jalan lingkungan dan drainase lingkungan. “Jadi tetap sembilan kegiatan program tersebut kita lanjutkan untuk tahun 2019,” tegasnya.

Sembilan program tersebut yakni pembangunan dan pemeliharaan saluran dan gorong-gorong. Pembangunan, penguatan konservasi sungai, danau dan sumber daya lainnya. Pengendalian banjir, pembangunan pemeliharaan jalan dan jembatan, pengembangan data dan informasi dan perencanaan pembangunan daerah. Program lainnya adalah pengembangan pengelolaan keuangan daerah, pengembangan system manajemen sumber daya aparatur dan pelayanan administrasi dan sarana prasarana perkantoran.

APBD Tahun 2018 DPU Kota Tangsel sebesar Rp553,7 miliar dengan sembilan program belanja langsung dan tidak langsung.”Serapan anggaran DPU Tangsel mencapai 96 persen,” ujar Aries. (jarkasih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.