Minyak Tumpah, Nelayan Resah

CILEGON Tumpahan minyak di Pantai Lelean yang terletak di Lingkungan Lelean atau biasa disebut Kampung Nelayan Kelurahan Gerem Kecamatan Grogol, membuat resah nelayan setempat. Diduga tumpahan minyak berasal dari kapal Pertamina yang sering bersandar di pelabuhan milik pemerintah.
Gobel (34) salah seorang warga setempat kepada Banten Pos (grup Datelit News) mengatakan, tumpahan minyak itu sudah sering kali terjadi hingga mengotori pantai, mencemari lingkungan dan membuat kapal nelayan cepat rusak. Tumpahannya bercampur residu atau minyak bekas berwarna hitam pekat. Akibat limbah tersebut nelayan yang berada di pantai mengaku sangat terganggu.
“Kemarin juga tumpahan minyak berwarna bening banyak menggenang. Biasanya itu terjadi pada malam hari. Kalau hujan mengguyur tidak terlalu terlihat tapi kalau airnya jernih maka luapan minyak sangat terlihat,” terang pria tersebut.
Terkait pencemaran Pantai Lelean, para nelayan belum pernah melaporkan kepada pemerintah dan dinas terkait. Warga bingung harus melaporkannya kepada siapa. Sebab selama ini pihak perusahaan yang berada di lingkungan pesisir juga seakan menutup mata. “Kami hanya bisa melihat saja. Kami protes juga tidak pernah didengar,” ungkapnya.
Pengawas Utama Penerimaan, Penimbunan dan Penyaluran (P3) Pertamina Tanjung Gerem, Surasip, enggan berkomentar banyak terkait hal itu. Pihaknya mengaku belum mengetahui adanya tumpahan minyak. “Kalau memang itu diduga dari tumpahan minyak dari kapal kami, nanti akan kami coba cek ke lokasi. Kami akan hubungi bagiannya,” katanya.
Sekretaris Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Cilegon, Soleh juga mengaku belum mengetahui adanya tumpahan minyak tersebut. Kendati begitu, pihaknya akan mencoba meninjau langsung lokasi tumpahan minyak. Dia juga berjanji akan menyelidiki berasal dari mana tumpahan minyak tersebut.
Menurutnya, pencemaran lingkungan akibat minyak cukup membahayakan bagi kesehatan. Biota laut juga akan mati. “Segera akan kami cek bersama tim pencegahan pencemaran lingkungan lainnya,” dalihnya. (man/bnn/jarkasih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.