McD Tutup, Sekolah Libur

SERPONG, SN Rasa khawatir menghinggapi warga Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menghadapi aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), Kamis (29/3). Tiga sekolah diliburkan dan dua restoran cepat saji tutup sementara untuk menghindari dampak unjuk rasa seperti yang terjadi di Makassar, Sulawesi Selatan pada Selasa (27/3) lalu.
Kedua restoran cepat saji tersebut adalah Mc Donald’s BSD dan Mc Donald’s Alam Sutera. Sementara ketiga sekolah yang diliburkan yakni Solideo, Santa Ursula dan Santa Laurensia.
Kekhawatiran itu sangat dirasakan oleh manajemen sekolah-sekolah swasta di BSD City dan sekitarnya. Khawatir akan dampak buruk akibat unjuk rasa ratusan demonstran, sejumlah sekolah memilih untuk meliburkan atau mempersingkat jam pelajaran pada hari ini.
Sekolah Kristen Solideo di BSD Sektor 1.2 Griya Loka, misalnya, meliburkan siswa Taman Kanak-kanak hingga SMP. “Sehubungan dengan isu demo, yayasan langsung rapat tadi malam dengan orangtua murid dan untuk antisipasi kita liburkan semua,” Ketua Pelaksana Harian Solideo, Ise Adam.
Ise mengatakan, dirinya langsung menelpon semua orangtua murid pada pukul 05.00 pagi untuk memberitahukan bahwa hari ini sekolah libur terkait demonstrasi. Sebanyak 46 siswa Kelompok Belajar dan TK pun tak masuk sekolah pada hari ini. Begitu pula dengan ratusan siswa SD dan SMP di Solideo.
Ise mengatakan, ia juga mendapat informasi dari sejumlah orangtua murid bahwa Sekolah Santa Ursula di BSD City dan Santa Laurensia di Alam Sutera diliburkan. “Kami antisipasi ada demo saja. Dengar dari Santa Ursulan dan Santa Laurensia libur karena orangtua murid juga khawatir,” ujarnya.
Di Sekolah Santa Ursula, sebuah papan pengumuman dipasang untuk mengumumkan libur kegiatan belajar-mengajar. Martianto, penjaga sekolah, mengatakan bahwa siswa TK dan SD di sekolah itu diliburkan. Adapun siswa SMP yang hari ini menjalani ujian sekolah diminta langsung pulang ke rumah masing-masing seusai ujian. Begitu pula dengan siswa SMA.
Rasa khawatir juga dirasakan oleh pengelola dua restoran cepat saji di BSD dan Alam Sutera. Dua restoran McDonald’s di kawasan itu memilih tutup sementara untuk menghindari dampak buruk unjuk rasa seperti terjadi pada restoran cepat saji di Makassar, Selasa (27/3) lalu.
“McD BSD dan Alam Sutera kita tutup dulu karena ada unjuk rasa ormas Islam. Takut seperti yang terjadi di Makassar. Untuk bukanya kapan kita belum tahu. Lihat situasi dan kondisi,” kata Rini, salah seorang call center McDonald’s, Kamis pagi.
Sementara itu, Kepala Polsek Serpong Komisaris Nico Andreano Setiawan mengimbau kepada pengelola McDonald’s untuk tetap buka seperti biasa. “Di McD kami sudah mengarahkan untuk tetap buka dan keamanan agar kita jaga,” katanya.(irm/kcm/deddy/bnn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.