Perampok Bertopeng Terlacak di Bekasi

CILEDUG,SNOL Jejak kawanan perampok rumah Sujito (45) warga Jl. H Sapri, Kelurahan Parung Serap, Ciledug, Kota Tangerang terlacak. Para pelaku yang melarikan mobil Suzuki APV B 1598 BOK dan sepeda motor Yupiter Z Nopol B 6964 VDY milik korban terdeteksi berada di Bekasi, Jawa Barat.
Keponakan korban, Anjar Lukito (29) kepada Satelit News menerangkan, keberadaan para pelaku sempat terlacak karena mobil milik pamannya yang dilarikan komplotan tersebut dilengkapi dengan Global Positioning System (GPS).
“Senin (9/4) malam pukul 21.00, pelaku terlacak GPS mobil om saya berada di wilayah Bekasi. Tetapi setengah jam kemudian menghilang,” terang pria yang akrab disapa Yayo itu.
Selain itu, pihak Kepolisian setempat sudah melakukan upaya pengejaran dan pencarian, salah satunya dengan cara menyebar ciri-ciri para pelaku ke seluruh jaringan Kepolisian dan menambahkannya ke dalam daftar pencarian orang (DPO).
Kapolsek Ciledug Kompol Maskuri dihubungi melalui sambungan telepon dan pesan singkat (SMS) terkait kasus tersebut, kemarin belum memberikan jawaban. Karena telepon genggamnya tidak aktif.
Sehari sebelumnya, Kanit Reskrim Polsekta Ciedug Iptu Arief Syaifudin menjelaskan pihaknya sedang mengejar pelakunya yang sudah diketahui identitasnya.
Aksi tiga perampok yang mengenakan topeng tersebut menggunakan senjata api dan pisau saat melumpuhkan penghuni rumah tepat menjelang Subuh. Mereka masuk ke rumah korban Maryani melalui loteng, dengan cara memanjat atap lantai dua tempat menjemur pakaian.
Lalu para perampok ini turun masuk kamar menggunakan kain panjang yang disambung-sambung. Pelaku pertama kali mengikat wanita pembantu bernama Samoah dan disekap dalam kamarnya.
Setelah mengikat pembantu pelaku lalu masuk kamar Maryani yang sedang tidur bersama tiga anaknya yang berusia balita 4-1,5 tahun. Sambil mengancam akan membunuh, pelaku mengikat Maryani dan melakban mulutnya pakai kain. Sementara sang suami Sujito  berangkat bertugas berlayar di kapal tangker.
Setelah melumpuhkan penghuni rumah dengan ancaman senjata api dan pisau, pelaku mengacak acak lemari mengambil uang Rp 1 juta berbagai jenis perhiasan emas senilai Rp20 juta, Mobil Suzuki APV B 1598 BOK warna abu-abu, 1 unit motor Yupiter Z Nopol B 6964 VDY, dan televisi 21 inchi merek LG. “Total kerugian sekitar 180 juta.” jelas Maryani asal Songgau Kalimantan Barat ini. (pane/susilo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.