Kadindik Dinilai Arogan

PANDEGLANG,SNOL Sejumlah Organisasi Kepemudaan (OKP) dan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Pandeglang menilai Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Abdul Azis arogan. Penilaian tersebut terkait situasi dalam audiensi pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) rangka baja baja di ruang paripurna DPRD Pandeglang, Kamis (31/5) lalu. Ketua Gerakan Mahasiswa Kosgoro (GMK) Pandeglang, Lukman Hakim mempertanyakan kehadiran ratusan guru dalam audiensi tersebut. “Mereka datang ke DPRD itu bukan atas dasar undangan Komisi IV. Tapi diduga atas perintah Kadindik Pandeglang. Para guru itu meninggalkan kewajibannya yaitu mengajar,” kata dia kepada wartawan, Minggu (3/6).
Lukman meminta kepada Badan Pertimbangan Kepangkatan dan Jabatan (Baperjakat) Pemkab Pandeglang, untuk memberikan sanksi kepada para kepala sekolah dan Kadindik Pandeglang.“Kami khawatir, hal itu akan terulang kembali dan ini adalah preseden buruk buat dunia pendidikan Pandeglang,” ujarnya.
Menurut Lukman, apa yang dilakukan Forum Mahasiswa dan Pemuda Peduli Pendidikan Pandeglang (FMP4) dalam melakukan pengusutan dugaan penyimpangan pembangunan RKB rangka baja sudah tepat.
“Kalau tidak diawasi atau dipantau, maka kemungkinan melakukan penyimpangan pembangunan RKB rangka baja akan semakin meluas. Mestinya Kadindik Pandeglang bertrima kasih sudah diingatkan FMP4 itu,” tandasnya.
Koordinator FMP4 Tedi Setiadi mengatakan, pihaknya segera menyampaikan laporan pengaduan kepada Kejati Banten mengenai dugaan penyimpangan pembangunan RKB rangka baja tersebut. “Bukti yang kami pegang sudah cukup,” tukasnya.
Ketua Komisi IV DPRD Pandeglang, Ilma Fatwa menyesali apa yang terjadi dalam audiensi itu.”Kami ingin permasalahan ini segera selesai. Dalam audiensi Kamis (31/5) lalu yang terjadi bukannya menemukan titik terang, malah tambah kisruh. Kami akan dorong ini dalam pembentukan Pansus,” kata Ilma.
Sementara, Kepala Dinas Pendidikan (Kadindik) Pandeglang Abdul Azis enggan berkomentar soal itu, “Maaf, Saya no comment dulu,” tandasnya singkat.(mardiana/eman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.