30 % Surat Pemberitahuan Pajak Tidak Valid

SERANG,SNOL– Hingga kini, Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kabupaten Serang masih menemukan banyak Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) fiktif alias tidak valid. Tercatat dari total SPPT yang dicetak sebanyak 718.837 lembar, hanya 70 persen yang memiliki alamat yang lengkap. Selebihnya, atau sekitar 30 persen lainnya dianggap tidak lengkap.Hal itu membuat para penagih pajak kesulitan mencari subjek wajib pajak dan menentukan pendapatan pajak yang harus didapatnya, sesuai dengan target yang sudah ditentukan. Dengan alasan itu, tahun 2015 ini Dispenda akan menurunkan target ketetapan pajak bumi dan bangunan (PBB) dari Rp 57 miliar menjadi Rp 50 miliar.

Kepala Seksi (Kasi) Penagihan PBB dan BPHTB pada Dispenda Kabupaten Serang, Imron mengatakan, hingga kini pihaknya masih banyak menemukan alamat SPPT yang tidak valid. “Perolehan dari keseluruhan pembayaran PBB, kita melihat baru mencapai 30,5 persen dari ketetapan pajak senilai Rp 57 miliar,” kata Imron, Selasa (8/9).

Pada APBD Perubahan Tahun 2015, pihaknya akan melakukan penurunan ketetapan pajak sebesar Rp7 miliar dari Rp57 miliar. Artinya, kedepan ketetapannya menjadi Rp50 miliar saja. “Kita akan tetapkan nanti di APBD Perubahan,” tandasnya.

Dari 29 kecamatan, di antaranya Kecamatan Kopo merupakan salah satu wilayah yang pencapaian pajaknya tertinggi, yakni senilai Rp629 juta dari ketetapan Rp1,2 miliar. Sedangkan, pencapaian terendah adalah Kecamatan Binuang senilai Rp 1,5 juta dari ketetapan Rp 119 juta. “Kita akan terus genjot pelayanan ke lapangan, sehingga pencapaiannya maksimal,” harapnya.

Penjabat Bupati Serang, Hudaya Latuconsina mengatakan, guna meningkatkan pendapatan tentunya diperlukan kesadaran, kepedulian dalam membayar PBB. “Kita perlu beri pemahaman kepada masyarakat, disamping itu perlu dilakukan inventarisasi terhadap berbagai permasalahan yang timbul, sehingga diharapkan pada tahun berikutnya tidak terjadi lagi pencapain seperti ini,” imbuhnya. (sidik/mardiana/jarkasih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.