Desy dan Herdian Pernah Jadi Timses

SERANG,SNOL— Terdakwa kasus dugaan korupsi pembangungan rehab berat sejumlah fisik Puskesmas di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tahun 2012, Desy Yusandi dan Herdian Koosnadi, ternyata pernah menjadi tim sukses pemenangan Airin Rahmi Diany dan Benyamin Davnie dalam Pilkada Tangsel tahun 2011 lalu. Pernyataan itu dilontarkan oleh ajudan Airin Rahmi Diany, Heri Susanto kepada majelis hakim Tipikor Pengadilan Negeri (PN) Serang dalam lanjutan kasus dugaan korupsi pembangungan sejumlah Puskesmas di Tangsel, Selasa (10/11). “Iya, tim suksesnya bu Airin, saat maju di Pilkada,”  ujar Heri di persidangan.Pada persidangan itu, Heri tidak membantah saat hakim menanyakan pernah melihat kedua terdakwa menghadiri pesta ulang tahun Tb Chaeri Wardana di kediamannya. “Pernah liat pak Herdian saat ulang tahun bapak (Wawan,Red),” ujarnya.

Dalam dakwaan JPU Kejagung RI, terdakwa Desy Yusandi selaku direktur PT Bangga Usaha Mandiri dan Herdian Koosnadi Komisaris PT Mitra Karya Rattan dianggap terbukti melakukan korupsi secara bersama-sama dengan mantan Kepala Dinas Kesehatan Tangsel Dadang M Epid, Mamak Jamaksari Pejabat Pembuat Komitmen, Neng Ulfa Panitia Lelang. Dalam pemukafatan jahat, Desy mengatur proyek  rehabiltasi berat Puskesmas Pondok Jagung senilai Rp2,3 miliar. Proyek itu diketahui bukan dikerjakan oleh Desy melainkan perusahaan CV Kamaha Cemerlang. Sedangkan Herdian mengatur plotingan proyek rehabilitasi berat Puskesmas Pondok Aren Rp2,3 miliar yang dikerjakan oleh CV Sarana Mitra dan rehabilitasi berat Puskesmas Kampung Sawah senilai Rp2,3 miliar dikerjakan oleh CV Sukalimas Perkasa.

Saksi lain yang dihadirkan JPU yakni mantan Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangsel H Mathoda. Dia mengungkapkan bahwa perusahaan kedua terdakwa pernah melakukan pengerjaan proyek pembangunan sekolah di Tangsel pada tahun 2011. “Iya, memang pernah melakukan pengerjaan proyek di dinas pendidikan, saya tidak hafal juga. Itu prosesnya melalui panitia lelang sekitar tahun 2011,” katanya.

Di akhir persidangan, terdakwa Herdian membantah keterangan saksi terkait dirinya menjadi tim sukses Airin saat maju di Pilkada Kota Tangesl tahun 2010. Politisi PDIP ini mengaku hanya membantu pemenangan Airin di daerah Pamulang saja.

“Saya bukan tim sukses bu Airin, Saya hanya selaku kader partai untuk membantu pemenangan bu Airin saja, bukan di timnya langsung,” kilah Herdian di hadapan ketua Majelis Hakim.

Sementara itu, Desy Yusandi tidak membantah atau merasa keberatan dengan keterangan saksi dan tidak menyatakan sanggahan. “Cukup yang mulia,” jelas terdakwa Desy. (fahmi/mardiana/jarkasih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.