Menaker Canangkan Gerakan Magang

PAMULANG Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakjertrans) Muhaimin Iskandar, mencanangkan Gerakan Nasional Pemagangan. Gerakan itu bertujuan menanggulangi pengangguran yang semakin tinggi.

“Gerakan Nasional Pemagangan nantinya melibatkan perusahaan swasta yang ada di Indonesia, khususnya di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Provinsi  Banten,” kata Muhaimin, saat menghadiri acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bersama Pergerakan Perempuan Kebangkitan Bangsa di Kecamatan Pamulang, Minggu (4/3).
Muhaimin berjanji akan mempromosikan dan mengintensfikan pelaksanaan program pemagangan di perusahaan-perusahaan dalam dan luar negeri termasuk kepada perusahan-perusahaan yang ada di daerah. Menurutnya, program pemagangan ini dinilai mampu meningkatkan sumber daya manusia, menambah wawasan pengetahuan dan meningkatkan keterampilan kerja sehingga mudah diserap pasar kerja.
“Pelaksanaan pemagangan ini merupakan langkah konkrit pelaksanaan konsep link and match, yaitu memastikan dunia pendidikan dan pelatihan selaras dengan kebutuhan dunia kerja, serta memastikan lulusan pendidikan dan pelatihan kerja terserap dunia kerja,” terang ketua Umum DPP Partai kebangkitan Bangsa (PKB) ini.
Manfaat adanya program pemagangan bakal dirasakan tiga pihak, yakni perusahaan, lembaga pelatihan dan peserta pelatihan. Bagi perusahaan, mereka bisa mengenal kualitas dan SDM yang dibutuhkan perusahaan. Sedangkan bagi pihak lembaga pelatihan dapat memberikan kepuasan karena lulusannya lebih terjamin memiliki bekal standar kompetensi yang memadai.
Berdasarkan data Kemenakertrans, Pemagangan dalam negeri telah dilaksanakan melalui dekonsentrasi yang tersebar di 31 provinsi. Pada tahun 2011 tenaga kerja telah dimagangkan sebanyak 10.000 orang. Demikian juga pemagangan dalam negeri yang dilaksanakan sendiri oleh perusahaan (Pemagangan Mandiri) telah memagangkan tenaga kerja sebanyak 10.526 orang. Pemagangan mandiri dilaksanakan beberapa perusahaan yaitu Bank BCA, PT Krakatau Steel, MC Donald, PT Hexindo, Carrefoure, Bank Danamon serta masih banyak lagi perusahaan yang telah melaksanakan program pemagangan.
Pada tahun 2011, pemagangan luar negeri yang dilaksanakan oleh Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi bekerja sama dengan International Management Development Organization Japan (IMM Japan) maupun lembaga pelatihan swasta ke Jepang telah mengirim sebanyak 2160 orang. Sejak tahun 2002, Lembaga Pelatihan Swasta (Sending Organization) yang telah berpartisipasi melatih dan mengirim peserta magang  sebanyak 87 LPK. LPK ini telah berhasil menempatkan peserta magang sebanyak 6.894 orang yang tersebar di 672 perusahaan di Jepang.
Sedangkan pada tahun 2012 Kemenakertrans akan melaksanakan pemagangan kepada 12.000 orang, kegiatan tersebut akan didukung oleh 32 lembaga Forum Komunikasi Jejaring Pemagangan (FKJP) yang tersebar di 27 provinsi dan 5 Kab/Kota. Untuk pemagangan ke luar negeri, ditargetkan dapat menempatkan sebanyak 2.500 orang peserta magang ke Jepang yang akan ditempatkan di 50 perusahaan yang menyediakan 60 jenis kejuruan. Selama ini program pemagangan diprioritaskan untuk kejuruan di bidang industri, otomotif, tekstil, listrik, manufaktur, mesin dan bangunan.
Muhaimin menambahkan, program pemagangan  menjadi salah satu solusi alternatif dalam mengatasi masalah pengangguran. Program ini menjadi titik awal untuk membuka lapangan kerja baru melalui wirausaha mandiri. Eks peserta magang memang langsung diminati perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang industri, terutama industri otomotif, tekstil, listrik, manufaktur, mesin dan bangunan. (irm/bnn/jarkasih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.