Dua Penyeleweng BBM Dibekuk

Jelang kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), Polres Kota Tangerang menangkap dua pelaku penyelewengan BBM bersubsidi. Kedua pelaku adalah MY dan AZ yang kedapatan membawa 100 liter solar bersubsidi.
Pengungkapan kasus ini berawal saat polisi sedang melakukan Operasi Kilat Jaya Jalan Raya Kampus UPH Lippo Karawaci, Kabupaten Tangerang. saat itu polisi mencurigai sebuah mobil Daihatsu Grand Max berawarna silver dengan nopol B 1971 TKR yang sedang melintas pada Sabtu (10/3) lalu.
Polisi kemudian memberhentikan mobil tersebut. Dan setelah dilakukan pemeriksaan terdapat 4 buah jariken yang berisikan 100 liter solar bersubsidi. “Kami melakukan pengecekan, dan di dalam jeriken ditemukan solar dengan kapasitas sebanyak 100 liter,“ kata Kasat Reskrim Polres Kota Tangerang, Kompol Shinto Silitonga kemarin.
Saat ditanya surat izin pembelian BBM itu, keduanya tidak bisa menunjukannya. Keduanya mengaku BBM itu akan digunakan untuk menggerakan genarator listrik milik sebuah kantor perusahaan telekomunikasi yang berada di Tangerang. “Karena ada aturan bahwa perusahaan atau industri tidak boleh menggunakan BBM bersubsidi sehingga hal ini tentu saja sebuah pelanggaran, dan dapat dikenakan pidana,” jelas Shinto.
Kedua pelaku mengaku bahwa solar tersebut didapat dari SPBU yang ada di Kramat Jati, Jakarta Timur dan dirinya telah melakukan aksinya ini sebanyak 2 kali.(fal/hendra/deddy/jpnn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.