Sketsa Penembak Wartawan Disebar

CIPUTAT, SN  Kepolisian akan menyebar dua sketsa wajah perampok yang menewaskan wartawan TVRI Djuli Elfano (47) di Perumahan Vila Bintaro Indah Blok B3, Jalan Kalimantan, Jombang, Tangerang Selatan (Tangsel), akhir pekan lalu. Penegasan itu disampaikan Kapolres Jakarta Selatan Kombes Imam Sugianto, kepada Tangsel Pos (Satelit News Group), Selasa (20/3).
“Kita mulai menyebarkan sketsa pelaku di titik keramaian. Tidak hanya di wilayah Ciputat saja nantinya sketsa tersebut akan disebar di Pasar tradisional, kantor polisi, terminal,” ungkap Kombes Imam Sugianto.
Bagaimana ciri-ciri pelaku penembak almarhum Djuli Elfano? ”Satu orang pelaku yang menembak memiliki ciri-ciri berbadan agak tegap, memakai jaket cokelat abu-abu. Satu orang lagi berbadan kurus, gondrong, pakai topi dan penutup muka pakai sapu tangan,” ucap Imam.
Ciri-ciri fisik itu didapat dari keterangan tetangga korban yang sempat melihat wajah pelaku saat penembakan. Polisi, diakuinya, tengah membuka lagi catatan-catatan kriminal terdahulu yang mungkin saja terkait dengan pelaku penembakan Djuli.
Jelang Ramadhan (17), putra sulung almarhum Djuli Elfano (47), mengakui pengamanan di kompleks permukiman yang didiami keluarganya cukup longgar. ”Mungkin karena perumahan kami kelasnya biasa-biasa saja. Jadi pengamanan enggak ketat,” tutur Jelang Ramadhan.
Tidak ada pemeriksaan khusus terhadap kendaraan yang keluar-masuk kompleks perumahan tersebut. Hal itulah yang memperbesar peluang komplotan kriminal menyatroni rumah-rumah penduduk. Karena itu, Jelang berharap pihak keamanan di perumahan itu memperketat pengawasan terhadap lalu lintas kendaraan maupun orang yang berlalu lalang di kompleks.
Ia berharap, kejadian yang menimpa ayahnya bisa menjadi pembelajaran bagi pihak keamanan kompleks lainnya agar tidak terjadi kejadian serupa di kemudian hari.
Pengamatan di lapangan, kompleks perumahan yang ditinggali keluarga Djuli tergolong perumahan yang tertata rapi. Di jalan masuk kompleks ada pos keamanan. Sejumlah petugas satpam juga sempat terlihat di sekitar rumah almarhum. Namun, pemeriksaan terhadap kendaraan yang masuk maupun keluar memang tidak dilakukan.
Djuli tewas ditembak perampok yang hendak mengambil sepeda motornya, Sabtu (17/3) siang. Sepeda motor tersebut sebelumnya terparkir di depan rumah korban di Kompleks Vila Bintaro Indah Blok B3, Jalan Kalimantan, Jombang.
Penembakan dilakukan setelah produser program Warta Pagi TVRI itu melakukan perlawanan terhadap dua perampok yang sedang beraksi. Akibat penembakan yang mengenai dada bagian kiri Djuli, ia pun tewas seketika.
Maraknya perampokan yang menggunakan senjata api juga dinilai sebagai momentum Tangsel untuk mendesak Mabes Polri dan Polda Metro Jaya segera mendirikan Mapolres Tangsel.
Tangsel memiliki empat Markas Polisi Sektor (Mapolsek) yakni Mapolsek Pamulang dan Ciputat dibawah koordinasi Mapolres Jakarta Selatan serta Mapolsek Cisauk, Mapolsek Serpong dan Mapolsek Pondok Aren di bawah koordinasi Mapolresta Tangerang Kabupaten.(irm/bnn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.