Lima Bandar Narkoba Dikeler, 80 Ribu Butir Ekstasi Disita

TANGERANG, SN Lima tersangka bandar ekstasi dengan barang bukti 80 ribu ekstasi ditangkap Direktorat Narkoba Bareskrim Polri di Palembang. Mereka langsung diarak ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut melalui Terminal 1 C, Bandara Soekarno-Hatta (BSH), sekitar pukul 16.40 WIB, Jumat (23/3).
Kelima tersangka adalah YD (pengatur kurir), FR (pembawa barang dari Jakarta ke Palembang),  HR (menghitung atau membagi dan bungkus ekstasi), AG (menyimpan barang) dan WH (seorang narapinda di Lapas Matamerah, Palembang sekaligus otak pelaku).
Direktur Narkoba Bareskrim Mabes Polri Brigjen Arman Depari mengatakan, seluruh tersangka yang ditangkap adalah WNI yang berasal dari Palembang dan Jakarta. Seluruh tersangka dibawa dengan pengawalan ketat dengan dua mobil, yakni dari Mabes Polri dan BNN menuju ke Mabes Direktorat IV Narkotika, Cawang, Jakarta.
Masih kata Arman, pihaknya sudah melakukan pengejaran kepada kelompok ini sejak satu tahun yang lalu. Sebelumnya, jaringan kelompok ini sudah tertangkap dengan barang bukti 40 ribu ekstasi. “Namun, Awal Februari kemarin, kita melihat mereka kembali beraktifitas. Dan setelah kami telusuri keberadaan mereka, kami berhasil menangkap mereka di Palembang dengan 80 ribu butir ekstasi di tangan mereka,” ujar Arman di BSH.
Ditanya berapa nilai puluhan ribu ekstasi tersebut, Arman belum bisa mengkalkulasinya. Namun demikian, pihaknya bersyukur, ekstasi tersebut tidak sampai menyebar ke masyarakat. “Terpenting, kami berhasil mengamankan pelaku dan barang buktinya. Soal harga. Perbutirnya relatif karena terdiri dari berbagai jenis,” kata Arman.
Arman menerangkan, pengendali jaringan ini adalah WH alias SC seorang narapidana di Lapas Mata Merah Palembang. “Ini merupakan sindikat jaringan Internasional. Kita duga barang ini berasal dari Malaysia. Masuk ke Indonesia melalui pulau-pulang terpencil dari laut menuju ke Jakarta. Sampai Jakarta barang ini di kirim ke Palembang dengan angkutan darat. Ekstasi ini juga akan didistribusikan ke Kalimantan dan Sumatera Utara,” imbuhnya.
Masih kata Arman, kelima tersangka itu ditangkap pada Kamis (22/3) malam, dan kini akan terus di bawah pengawasan Direktorat Narkotika Bareskrim Polri untuk mengungkap jaringan Internasional lain yang berkaitan dengan mereka. “Saat ditangkap mereka sedang pesta ekstasi di sebuat tempat di wilayah Kota Palembang,” pungkasnya.(pane/deddy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.