Mayat Mr-X Ditemukan Membusuk

PAMULANG,SN Warga Villa Pamulang Kecamatan Pamulang digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria tanpa identitas atau Mr-X, tergeletak di ilalang atau semak-semak kawasan perumahan itu, Selasa (27/3). Saat ditemukan, kondisinya sudah membusuk. Diduga mayat tersebut merupakan korban pembunuhan.
Siang itu warga Perumahan Villa Pamulang RT.01/02 Kelurahan Pondok Benda Kecamatan Pamulang, berbondong-bondong mengepung ilalang untuk melihat langsung penemuan mayat itu. Saat ditemukan, korban dalam kondisi tengkurap, mengenakan kaos warna biru dan celana hitam.
Warga menduga mayat yang diperkirakan memiliki tinggi badan 180 centimeter itu merupakan korban pembunuhan. Usai dibunuh, tubuhnya dibuang ke ilalang. Hal itu diketahui karena terdapat tanda-tanda bekas kekerasan bada tubuh korban. Diantaranya, di bagian kepalanya terdapat luka bekas bacokan, kulit lengan bagian kanannya sobek, di bagian leher terdapat luka bekas goresan benda tajam.
Salah seorang saksi mata, Geple mengatakan, saat itu dia hendak memotong rumput di kawasan perumahan villa Pamulang yang banyak ditumbuhi ilalang. Sesampainya di tempat itu ia mencium bau busuk yang sangat menyengat. Lantaran curiga, Lantas ia segera bergegas keluar area itu dan meminta bantuan tukang ojek dekat kawasan tersebut untuk mencari sumber bau busuk.
Kemudian Geple bersama dengan tukang ojek kembali ke semak-semak mencari sumber bau dan alangkah terkejutnya ia saat melihat ada sesosok mayat di hadapannya. “Ada sosok mayat dalam keadaan tengkurap dan telah dilumutin lalat,” tuturnya dengan raut wajah panik.
Setelah itu Geple melaporkan kejadian tersebut Ke Polsek Pamulang. Tidak lama, anggota Polsek datang ke lokasi kejadian. Dan sekitar pukul 17.00 Wib tim identifikasi Polres Metro Jaya pimpinan AKP Maryono, juga tiba di lokasi untuk melakukan identifikasi.
Kapolsek Pamulang, Komisaris Mochammad Nasir, mengatakan diperkirakan pria tersebut berusia 40 tahun. Korban diduga merupakan korban pembunuhan karena ada bekas luka di beberapa bagian tubuhnya.
“Ada luka bacok di kepala, tangan dan leher. Di bawah perutnya terdapat dua karter namun tidak melukai perutnya,” katanya.
Di lokasi kejadian, polisi mengamankan dompet namun tidak ditemukan identitas atau surat-surat seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP), dan sebagainya. Korban kemudian dibawa menggunakan mobil ambulan Yayasan Bunga Teratai Rumah Sakit Fatmawati Jakarta untuk dilakukan visum. (irm/bnn/jarkasih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.